HARIAN.NEWS, JAKARTA – Tokoh muda sekaligus aktivis asal Sulawesi Selatan, Andi Yuslim Patawari (AYP), mendesak Presiden Prabowo Subianto turun tangan langsung meredam gelombang demonstrasi yang belakangan marak terjadi di sejumlah daerah.
AYP menilai aksi demonstrasi tersebut bukan sekadar dinamika sosial biasa, melainkan memiliki indikasi kuat sebagai bagian dari kontra-intelijen yang bisa mengancam stabilitas nasional.
Baca Juga : Massa Petani Pasangkayu Kepung Astra Agro dan Kejagung, Teriakkan Isu Kriminalisasi dan Korupsi
“Menurut saya, demo ini bagian dari operasi kontra-intelijen. Tidak mungkin aparat tidak tahu kalau ini ada desain. Dalam operasi intelijen selalu ada yang memulai, tahu bagaimana mengakhiri, dan kemungkinan inilah yang sedang terjadi,” ujar AYP, Jumat (29/8/2025) dalam keterangan tertulisnya tang dikirim ke redaksi Harian.news, Minggu (31/8).
Sebagai langkah konkret, AYP menyarankan agar Presiden segera menginstruksikan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk mengambil alih kendali keamanan.
“Presiden mesti turun tangan langsung dan segera memerintahkan Menko Polhukam mengendalikan situasi ini,” tegasnya.
Baca Juga : Kepala BPOM Taruna Ikrar Imbau Aksi Tetap Damai, Ajak Semua Elemen Jaga Kondusivitas
Selain persoalan keamanan, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu juga menyoroti dampak lanjutan dari aksi demonstrasi yang berkepanjangan.
“Ini harus segera diakhiri, jangan sampai susah dikendalikan. Kalau berlarut, bukan hanya stabilitas terganggu, tetapi juga ekonomi masyarakat bisa terdampak serius,” pungkas AYP.
Baca Juga : UMI Keluarkan Maklumat Moral Pasca Demo Makassar, Ingatkan Mahasiswa Tak Terprovokasi
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

