HARIAN.NEWS – Iran menembakkan rudal balistik ke Israel pada Selasa (1/10/2024) sebagai balasan atas serangan Israel terhadap sekutu mereka, Hizbullah, di Lebanon.
Alarm berbunyi di seluruh Israel dan ledakan terdengar di Yerusalem dan lembah Sungai Yordan. Warga Israel berlindung di tempat perlindungan bom.
Baca Juga : Kesehatan Mojtaba Khamenei Dikabarkan Kritis, Iran Dihantui Ketidakpastian
Dikutip dari Reuters, melalui kumparan, Rabu (2/10/2024), tampak reporter televisi pemerintah Israel terlihat berbaring di tanah selama siaran langsung.
Wartawan Reuters melihat rudal dicegat di wilayah udara negara tetangga Yordania. Laporan media Israel mengatakan sebanyak 100 rudal telah diluncurkan.
Sebelumnya, militer telah mengumumkan bahwa setiap serangan rudal balistik dari Iran diperkirakan akan meluas dan meminta masyarakat untuk berlindung di ruang aman jika terjadi serangan.
Baca Juga : Krisis Global Mengintai, WFP Sebut 45 Juta Orang Terancam Kelaparan, Indonesia Surplus Beras
Terkait serangan ini, Iran telah berjanji untuk membalas setelah serangan yang menewaskan pimpinan tertinggi sekutu Hizbullah di Lebanon.
Penembakan rudal ini dilakukan oleh Iran setelah Israel mengatakan pasukannya telah melancarkan serangan darat ke Lebanon. Serangan Israel di Lebanon adalah eskalasi perang regional terbesar sejak pertempuran meletus di Gaza setahun yang lalu.
Belum diketahui dampak dari serangan Iran ke Israel ini.
Baca Juga : Jusuf Kalla Angkat Suara soal Pertamina Pride dan Gamsunori yang Tertahan di Selat Hormuz
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

