MAKASSAR, HARIANEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Rappokalling Timur Lr 2 RT07/RW01, Kelurahan Rappokalling, Kec. Tallo, Makassar, Selasa (27/09).
“Data yang dilaporkan semalam, sebanyak 19 rumah hangus terbakar di kawasan pemukiman padat penduduk. Kebakaran yang terjadi Senin (26/09) pukul 18.25 WITA mengakibatkan jumlah korban yang terdampak 26 KK dan 104 jiwa,” ungkap Edy Achmad selaku staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Makassar.
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Dia mengungkapkan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama pihak keluarahan masih sementara melakukan proses identifikasi menghitung jumlah komponen yang rusak.
“TRC BPBD masih sementara melakukan assesment untuk menghitung jumlah rumah dan korban yang terdampak. Jadi, data mengenai jumlah yang terdampak itu masih dikoordinasikan dengan pihak kelurahan,” ungkap Edy Achmad saat ditemui menyerahkan bantuan di lokasi kebakaran.
Pemkot Makassar melalui BPBD menyerahkan bantuan yang sifatnya stimulan kepada korban yang terdampak kebakaran di Jalan Rappokalling.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
“Bantuan yang diserahkan berupa terpal, selimut, sarung, family kit, pakaian, first aid kit dan perlengkapan bayi,” Ucapnya.
Dia berharap, bantuan ini bisa membantu dan meringankan beban warga yang rumahnya rusak atau hangus terbakar akibat kebakaran yang terjadi kemarin malam.
Sementara itu, Abd Gafur selaku koordinator lapangan mengungkapkan BPBD bersama Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan PMI Kota Makassar sementara menyiapkan kebutuhan untuk membantu warga yang terkena dampak kebakaran.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
“BPBD sudah menyiapkan tenda pengungsi dan kebutuhan lainnya serta dari dinas terkait dan PMI sudah menyiapkan dapur umum dan posko kesehatan,” ungkapnya.
Lanjut dia, bagi masyarakat yang ingin membantu korban yang terkena dampak kebakaran, bisa langsung ke lokasi kebakaran atau melalui posko lapangan yang dikoordinir oleh pemerintah setempat.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

