JENEPONTO, HARIAN.NEWS – Aliansi pemuda dan masyarakat Bangkala melakukan aksi demontrasi dengan membawa spanduk tertuliskan “mendesak bapak bupati Jeneponto untuk mengevaluasi kinerja camat Bangkala dan mencopot kepala kelurahan Benteng karena diduga kurang maksimal dalam pelayanan”, Rabu (4/1/2023).
Aksi ini dilakukan di dua titik yaitu di depan kantor kelurahan Benteng, dan depan kantor kecamatan Bangkala, kabupaten Jeneponto.
Baca Juga : Pemkab Jeneponto Peringati Maulid Nabi Muhammad, Usung Semangat Jeneponto Beribadah
Salah satu peserta aksi Jatong mengatakan meminta kepada pihak kecamatan Bangkala dan Bupati Jeneponto agar melakukan evaluasi kepada lurah Benteng, “karena kami menilai banyak permasalahan di tubuh pemerintahan kelurahan Benteng,” katanya.

“Kami menduga bahwa kepala kelurahan Benteng cukup arogansi dalam pemerintah,” sambungnya.
Baca Juga : Dorong Perempuan Mandiri Secara Ekonomi, Jeneponto Bekali Kelompok UPPKA Keterampilan Usaha
Demonstran menduga bahwa pembayaran pajak belum diserahkan ke pemerintah daerah, padahal masyarakat sudah melakukan pembayaran.
“Akan tetapi belum disetor ke Bapenda,” serunya dalam aksinya.
Bukan hanya itu, kata dia, masalah pembayaran gaji kepala lingkungan, dan juga jika masyarakat ingin membutuhkan tanda tangan akan dilakukan pembayaran dulu baru bisa ditanda tangani.
Baca Juga : Hadapi Kemarau dan Cuaca Ekstrem, Pemkab Jeneponto Siapkan Langkah Antisipasi Bencana
Sementara Edy Subarga mengatakan kami membawa tuntutan mendesak bapak bupati untuk segera mencopot lurah Benteng dan mengevaluasi kinerja camat Bangkala, atas pembayaran gaji empat kepala lingkungan, yang sampai hari ini belum dibayarkan.
“Mendesak bapak camat untuk mengeluarkan surat rekomendasi pencopotan kepala kelurahan Benteng,” tegasnya.
Pasalnya pihak kelurahan mempersulit masyarakat saat membutuhkan tanda tangan maupun surat rekomendasi, bahkan sampai sekarang masih ada masyarakat belum selesai ditanda tangani suratnya.
Baca Juga : Malam Apresiasi HUT ke-81 RI di Jeneponto: Wujud Syukur, Penghargaan, dan Kebersamaan
Sementara itu Kaharuddin yang menerima aspirasi dari kecamatan Bangkala mengatakan, “kami akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat dalam hal ini tuntutan pencopotan lurah Benteng,” katanya.
“Sebelumnya memang ada laporan terkait ini tapi kita lihat dulu sampai 3 bulan kedepan untuk dipertimbangkan, akan tetapi jika sudah situasi seperti ini kami akan mengambil tindakan untuk mempertimbangkan untuk membuat surat pencopotan lurah Benteng,” katanya dihadapan para aksi.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
