HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, menyoroti ketidaknetralan dan pelanggaran disiplin sejumlah pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot).
Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap tindakan sejumlah lurah dan camat yang dinilai tidak netral.
Baca Juga : Dua Periode Danny Pomanto, Supratman: Makassar Tanpa Utang
“Sebelum saya cuti, saya sudah bilang ke mereka bahwa harus netral. Ternyata ini brutal sekali, hampir semua, kalau saya lihat penanganan di MK ini terbukti lurah, camat itu terlibat. Begitu yang saya monitor,” ujar Ramdhan Pomanto.
Menurutnya, perbedaan pilihan politik bukanlah masalah, asalkan ASN tidak terang-terangan mendukung pasangan calon tertentu saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ia juga mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menyampaikan kasus ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Baca Juga : Pamit dari Kursi Wali Kota, Danny Pomanto Dorong DPRD Makassar Makin Global
“Dua kepala dinas dan satu lurah sudah kita laporkan ke KASN, dan itu kelihatannya serius,”
Danny mengungkapkan bahwa awalnya Ia tidak berniat memproses kasus ini, namun akhirnya memutuskan untuk melaporkannya demi menghindari sanksi lebih lanjut.
“Tadinya saya tidak mau proses karena sudah mi, ternyata tidak. Kalau saya tidak proses, saya dapat sanksi. Jadi harus ada evaluasi,” tegasnya.
Baca Juga : Rencana Danny Pomanto Setelah Purna Tugas: Konsultan Hingga Kuliner
Lebih lanjut, Danny Pomanto menyinggung adanya pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh Pj Sekda Makassar Irwan Rusfiyadi Adnan dan Kepala Dinas Pendidikan yang pergi umrah tanpa izin resmi dari wali kota.
“Tadinya dia bilang tidak perlu izin wali kota, kan luar biasa itu. Pj Sekda juga pergi. Dia WA saya, saya bilang oke, saya kasih izin, tapi ternyata dia sudah pergi ke sana. Kan tidak sopan. Itu sanksi berat. Muhyiddin ada dua pelanggaran, netralitas dan pergi tanpa izin,” katanya.
Sehingga Danny Pomanto menegaskan pentingnya evaluasi dan sanksi bagi para pejabat yang melanggar aturan untuk menjaga integritas pemerintahan di Kota Makassar.
Baca Juga : Penuh Haru, Danny Pomanto Pamit dari Kursi Wali Kota Makassar
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

