Logo Harian.news

Ditakuti Mafia Pangan, Mentan Amran bak ‘Jenderal Perang’ di Kabinet Merah Putih

Editor : Andi Awal Tjoheng Minggu, 22 Februari 2026 18:18
Prof. Muhammad Nur Sadik
(Ketua Departemen Politik dan Kebijakan Strategis BPP KKSS) ||Ist
Prof. Muhammad Nur Sadik (Ketua Departemen Politik dan Kebijakan Strategis BPP KKSS) ||Ist
APERSI

Komitmen Perkuat Ketahanan Pangan

Berbagai kebijakan percepatan produksi, penguatan distribusi, serta penindakan tegas terhadap praktik mafia pangan dinilai sebagai langkah konkret dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Pendekatan yang cepat dan responsif tersebut dinilai mampu memberikan rasa aman bagi petani dan konsumen.

Baca Juga : Bupati Sinjai Dorong SRG Perkuat Ketahanan Pangan dari Daerah

Dengan kepemimpinan yang kuat, terukur, dan berpihak kepada rakyat, Prof. Nur Sadik optimistis sektor pertanian Indonesia akan semakin tangguh dan berdaulat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia menuju swasembada pangan berkelanjutan.

Dimata pakar administrasi dan kebijakan publik, Mentan Amran banyak dibicarakan, gaya kepemimpinanya dijadikan contoh pembelajaran, hal itu terjadi karena satu-satunya Menteri di Kabinet Merah Putih yang mampu mencapai target program super prioritas presiden dengan tempo yang sangat singkat.

“Target Presiden Prabowo untuk capai swasembada pangan dalam waktu 1 tahun terbilang mustahil, bahkan para pakar bilang itu tidak mungkin, imposible dan bahkan di anggap mimpi belaka. Namun karena tugas berat itu diberikan kepada orang yang tepat, maka semua tercapai tepat waktu. Dan kita saat ini sudah ekspor Beras, dan bahan pangan lainnya, yang sebelumnya kita impor,” tutupnya. ***

Baca Juga : Waspada El Nino Godzilla, Bupati Bantaeng: Ini Bukan Musim Kemarau Biasa

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : PROF. MUHAMMAD NUR SADIK (Ketua Departemen Politik dan Kebijakan Strategis BPP KKSS)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda