HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Achi Soleman meminta orang tua wali atau korban Bullying dan kekerasan untuk speak up.
“Mirislah, kalau masih ada bullying dan kekerasan seksual terlebih kita sebagai orang tua. Harus berani melaporkan,” ujarnya, Rabu (14/8/2024).
Baca Juga : Riset MORA Fund-LPDP UIN Alauddin Uji Teknologi Precision Livestock Farming di Takalar
Selanjutnya, Achi menekankan untuk setiap orang tua menekankan program jagai anakta bisa direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tidak hanya di sekolah, bahkan di rumah pun pokoknya perlindungan anak harus dimasifkan, bagaimana kita tahu bahwa perlindungan anak itu penting sehingga anak bisa nyaman dan aman dalam melakukan aktivitas terlebih di sekolah,” terangnya.
“Tidak hanya di sekolah, bahkan di rumah pun pokoknya perlindungan anak harus dimasifkan, bagaimana kita tahu bahwa perlindungan anak itu penting sehingga anak bisa nyaman dan aman dalam melakukan aktivitas terlebih di sekolah,” tutur.
Baca Juga : Desa Hijau 2 Hadirkan Show Unit Tipe 86, Hunian Nyaman Mulai Rp700 Jutaan
Achi juga menyampaikan jika saat ini pihaknya sedang melakukan kampanye spek up (mari berbicara).
“Semua orang bicara, semua orang yang merasakan ketidaknyamanan, kami membuka ruang-ruang konsultasi baik lewat WhatsApp center atau datang langsung ke layanan unit UPTD PPA,” tuturnya.
Untuk informasi pengaduan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat menghubungi 0811-4838-112.
Baca Juga : IIEF Center Hadir di Makassar, Permudah Akses Tes TOEFL dan Sertifikasi Bahasa
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
