Logo Harian.news

Dubes Singapura Tawarkan Program Pelatihan, Munafri Dorong Penguatan Kapasitas ASN dan Masyarakat

Editor : Redaksi II Rabu, 05 Agustus 2026 22:31
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Singapura. (Dok. Humas Pemkot Makassar)
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Singapura. (Dok. Humas Pemkot Makassar)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR –  Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Singapura, khususnya dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta pengelolaan lingkungan.

Baca Juga : Menteri LH Apresiasi Pembenahan TPA Tamangapa, Progres Penutupan Sampah Capai 93 Persen

Dalam audiensi itu, Kwok Fook Seng menawarkan peluang kerja sama melalui Singapore Cooperation Programme (SCP), program kerja sama teknis Pemerintah Singapura yang menyediakan pelatihan bagi aparatur pemerintahan dari negara mitra.

Menurutnya, program tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Peserta yang mengikuti pelatihan juga tidak dikenakan biaya selama menjalani program di Singapura.

“Ini merupakan bagian dari kerja sama teknis kami untuk negara-negara mitra di kawasan. Dari Indonesia, setiap tahun kami menerima sekitar 900 peserta pelatihan,” ujar Kwok Fook Seng.

Baca Juga : Kelurahan Panaikang Siapkan Fasilitas Pengelolaan Sampah, Warga Diminta Tak Ragu Pilah Sampah dari Rumah

Munafri menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Ia menilai peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan kemampuan pemerintah menghadapi berbagai persoalan perkotaan.

Namun, Munafri berharap program pelatihan tidak hanya diperuntukkan bagi ASN, tetapi juga dapat menjangkau masyarakat umum, termasuk kelompok profesi seperti nelayan dan petani.

Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat diperlukan agar mereka mampu memahami persoalan yang dihadapi sekaligus memanfaatkan perkembangan teknologi untuk meningkatkan produktivitas.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Dampingi Menko Pangan Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih Untia

“Kami ingin menyelesaikan berbagai persoalan sosial di Makassar. Nelayan dan petani misalnya, perlu mendapatkan pengetahuan dan akses teknologi agar mampu meningkatkan kualitas kehidupan mereka,” kata Munafri.

Ia kemudian meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar untuk menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dan memastikan informasi program pelatihan dapat tersebar luas.

Munafri juga mendorong agar kesempatan pengembangan kapasitas diberikan kepada berbagai kelompok, termasuk guru, camat, dan lurah, sehingga manfaat kerja sama dapat dirasakan lebih luas.

Baca Juga : TP PKK Kota Makassar Edukasi Ibu Hamil dan Kader tentang Pentingnya ASI Eksklusif

“Program pelatihan seperti ini jangan hanya berputar di lingkungan pemerintahan. Informasinya harus sampai kepada masyarakat yang memiliki kebutuhan dan potensi untuk mengikuti,” ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat memperluas akses peningkatan kompetensi sumber daya manusia sekaligus memperkuat inovasi dalam pelayanan publik dan pembangunan kota.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda