Logo Harian.news

4 Guru Besar Baru Unhas, Perkuat Kontribusi Keilmuan

Empat Akademisi Unhas Resmi Sandang Gelar Guru Besar

Editor : Andi Awal Tjoheng Selasa, 18 Februari 2025 22:45
Universitas Hasanuddin (Unhas) kukuhkan 4 guru besar baru dari FISIP, Ilmu Kelautan, dan Kedokteran dalam Rapat Senat Akademik di Kampus Tamalanrea ||Ist
Universitas Hasanuddin (Unhas) kukuhkan 4 guru besar baru dari FISIP, Ilmu Kelautan, dan Kedokteran dalam Rapat Senat Akademik di Kampus Tamalanrea ||Ist
APERSI

Dalam sambutannya, Prof. Jamaluddin Jompa menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para akademisi yang kini bergabung dalam jajaran profesor Unhas.

Ia menekankan bahwa pengukuhan ini bukan hanya pencapaian individu, tetapi juga bagian dari upaya universitas dalam memperkuat kontribusi keilmuan bagi masyarakat luas.

Baca Juga : 13 Tahun Mengajar di Unhas, Mentan Amran Bantu Mahasiswa Yatim Piatu

“Kami berharap para guru besar ini dapat terus menghasilkan inovasi yang berdampak luas, berkontribusi dalam riset-riset unggulan, serta memperkuat jejaring akademik baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Jamaluddin.

Paparan Ilmiah Para Guru Besar

Setelah pengukuhan, masing-masing guru besar menyampaikan pidato ilmiah sesuai bidang keahliannya

Baca Juga : Dari Kampus ke Industri: UNHAS dan UNM Siap Wujudkan Ekosistem Inovasi ABG Gagasan Kepala BPOM Taruna Ikrar

Prof. Tasrifin Tahara dalam orasinya mengangkat tema Kebudayaan dan Kekuasaan: Pemikiran Antropologi Fase 3.0 untuk Masa Depan Kebudayaan di Indonesia.

Ia menyoroti bagaimana disrupsi teknologi dan era digital mengubah dinamika budaya, termasuk tantangan apropriasi budaya serta pentingnya perlindungan identitas budaya lokal dalam arus globalisasi.

Prof. Muhammad Iqbal Djawad membahas tentang Fisiologi Lingkungan, Bioenergetika dan Stresor: Tantangan yang Dihadapi Akuakultur.

Baca Juga : PII Sulsel Gelar Seminar Keinsinyuran dan Muswil, Prof. JJ Kembali Menahkodai PII Wilayah Sulawesi Selatan

Ia menjelaskan bagaimana pemahaman yang lebih baik tentang stresor lingkungan dan bioenergetika dapat meningkatkan efisiensi budidaya ikan dan memastikan keberlanjutan industri akuakultur di masa depan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : IBNU MUNZIR

Follow Social Media Kami

KomentarAnda