Logo Harian.news

Empat Dekade Unibos, Isu Lingkungan dan Kesehatan Jadi Sorotan Akademik

Editor : Redaksi II Rabu, 07 Oktober 2026 15:53
Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si. (Dok Unibos)
Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si. (Dok Unibos)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Bosowa (Unibos) memperingati Dies Natalis ke-40 melalui Rapat Senat Terbuka di Gedung Balai Sidang 45 Universitas Bosowa, Selasa, 6 Oktober 2026. Momentum empat dekade tersebut diisi dengan refleksi perjalanan kampus, orasi ilmiah, serta penghargaan bagi dosen dan tenaga kependidikan purnabakti.

Rektor Universitas Bosowa, Prof. Dr. Ir. Batara Surya, S.T., M.Si., mengatakan usia 40 tahun merupakan perjalanan panjang yang dibangun melalui kerja bersama sivitas akademika, alumni, dan mitra universitas.

“Usia 40 tahun bukanlah waktu yang singkat. Angka ini menandai sebuah perjalanan panjang penuh dedikasi, kerja keras, dan prestasi. Dari tahun ke tahun, kampus kita terus tumbuh menjadi pusat ilmu pengetahuan, inovasi, dan pencetak generasi muda yang siap membangun bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Batara, perkembangan Unibos tidak terlepas dari kontribusi berbagai pihak yang terlibat dalam perjalanan universitas.

“Semua pencapaian ini tentu tidak lepas dari kerja sama yang baik dari seluruh civitas akademika serta dukungan para alumni dan mitra kerja kita,” katanya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Harian Yayasan Aksa Mahmud, Asrul Hidayat, menegaskan bahwa perjalanan 40 tahun tersebut akan dilanjutkan dengan transformasi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Bosowa Education ke depannya terus bertransformasi dalam rangka memajukan SDM, terkhusus bidang pendidikan,” ujar Asrul.

Dalam Rapat Senat tersebut, dua orasi ilmiah menjadi bagian utama agenda. Orasi pertama disampaikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bosowa, Prof. Dr. Yulia A. Hasan, S.H., M.H., dengan tema “Perlindungan Lingkungan Wisata Pesisir dari Sampah Plastik.”

Orasi tersebut membahas persoalan sampah plastik di kawasan pesisir dari perspektif hukum dan tata kelola lingkungan. Perlindungan terhadap lingkungan pesisir dinilai membutuhkan pengelolaan kawasan serta penegakan hukum yang berjalan secara nyata.

Persoalan tersebut menjadi penting bagi wilayah yang memiliki kawasan pesisir dan pariwisata, termasuk Sulawesi Selatan. Pengembangan aktivitas wisata perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat.

Orasi kedua disampaikan Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Bosowa, dr. Irma Rahayu, M.Biomed., Sp.P., dengan tema “Menjaga Napas, Menguatkan Indonesia: Transformasi Kesehatan Paru untuk Masa Depan Bangsa.”

Materi tersebut menyoroti pentingnya kesehatan paru dalam mendukung kualitas hidup dan produktivitas masyarakat. Kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Dua tema orasi tersebut memperlihatkan isu yang menjadi perhatian akademik Unibos, mulai dari persoalan lingkungan pesisir hingga kesehatan masyarakat.

Selain agenda akademik, Unibos memberikan penghargaan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang memasuki masa purnabakti. Penghargaan itu menjadi bagian dari apresiasi terhadap mereka yang telah berkontribusi dalam perjalanan universitas.

Rapat Senat Dies Natalis ke-40 turut dihadiri jajaran Yayasan Aksa Mahmud, pimpinan Universitas Bosowa, direktorat, dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika.

Memasuki usia ke-40, Unibos menjadikan momentum tersebut sebagai titik untuk melihat kembali perjalanan institusi sekaligus memperkuat arah pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia pada masa mendatang.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda