HARIAN.NEWS – Publik tanah air dikejutkan dengan kabar adanya dugaan kebocoran data. Informasi tersebut diungkapkan oleh akun X Teguh Afrianto, 18 September 2024 lalu.
Teguh mengunggah tangkapan layar sebuah akun bernama Bjorka yang menjual 6 juta data NIK dan NPWP.
Baca Juga : Pemerintah Hemat Rp306,69 Triliun, Ini 16 Item Dipangkas
Direktur penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Dwi Astuti. Dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya masih belun dapat mengkonfirmasi kebenaran informasi kebocoran data tersebut.
Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kabar dugaan kebocoran data tersebut.
Dalam kabar yang beredar disebutkan 6 juta data NIK dan NPWP bocor, menyasar banyak kalangan termasuk Presiden Jokowi.
Baca Juga : Kaesang Undang Chef ke Rumah Sakit, Bukan Program Makan Gratis
Menanggapi kabar tersebut Presiden dengan tegas meminta jajarannya untuk segera memitigasi atas dugaan tersebut.
Menurut Presiden Jokowi, mitigasi tersebut mencegah terjadinya kebocoran data kembali.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

