Logo Harian.news

Guru Besar Unsri Bahas Ekoteologi dalam Kuliah Tamu di Unismuh Makassar

Editor : Redaksi II Selasa, 05 Mei 2026 16:22
Pelaksanaan kuliah tamu yang digelar Prodi Sosiologi Unismuh Makassar. (Dok Unismuh)
Pelaksanaan kuliah tamu yang digelar Prodi Sosiologi Unismuh Makassar. (Dok Unismuh)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar kuliah tamu pada Senin (4/5/2026).

Kegiatan itu bertajuk Sosiologi Integratif Berbasis Ekoteologi sebagai Kerangka Analisis Sosial untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater I-GIF Unismuh Makassar itu menghadirkan Guru Besar Sosiologi Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. M. Ridhah Taqwa, M.Si.

Baca Juga : Menteri Agama Nasaruddin Umar Bahas Kerukunan dan Ekoteologi di Vatikan: Menatap Indonesia yang Lebih Damai dan Berkelanjutan

Kuliah tamu  dibuka Wakil Rektor III Unismuh Makassar, Dr. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., dan dihadiri pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa.

Dalam paparannya, Ridhah menekankan pentingnya integrasi ilmu sosial dengan nilai-nilai wahyu dalam membaca realitas sosial.

“Sosiologi tidak cukup hanya menjelaskan fenomena secara struktural, tetapi juga harus terhubung dengan dimensi moral dan spiritual,” ucapnya.

Baca Juga : Ketua KPU Sidoarjo Bahas Efektivitas Debat Pemilu di Unhas

Menurut dia, pendekatan ekoteologi memandang krisis lingkungan bukan sekadar persoalan teknis, melainkan krisis moral yang berakar pada cara pandang manusia terhadap alam.

Karena itu, paradigma pembangunan perlu bergeser dari antroposentris menuju teosentris berbasis tauhid ekologis.

“Pembangunan berkelanjutan harus didasarkan pada kesadaran bahwa alam adalah amanah Tuhan, bukan objek eksploitasi,” ujarnya.

Baca Juga : Kuliah Tamu, Unhas Bahas Terapi Nutrisi Fase Akut untuk Pasien Kritis

Ia menjelaskan, sosiologi integratif berbasis ekoteologi menggabungkan dimensi struktural, kultural, dan spiritual dalam satu kerangka analisis yang komprehensif.

“Hal tersebut  menjadi dasar dalam membangun sistem sosial yang adil, beretika, dan berkelanjutan,” bebernya.

Ketua Prodi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar, Dr. Jamaluddin Arifin, M.Pd., mengatakan kuliah tamu ini bertujuan memperkaya wawasan akademik mahasiswa.

Baca Juga : Fisip Unismuh Makassar Gelar Kuliah Tamu Internasional, Narasumber Dosen Universitas Ateneo de Davao Filipina

“Pemahaman interdisipliner penting agar mahasiswa mampu menganalisis persoalan sosial secara lebih luas,” katanya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber. Prodi Pendidikan Sosiologi FKIP Unismuh Makassar yang telah meraih akreditasi Unggul dari LAMDIK menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan mutu akademik.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda