Logo Harian.news

Halal bi Halal UMI Dirangkaikan Premiere Film “TEKAD”, Angkat Perjuangan Anak Tempuh Pendidikan

Editor : Redaksi II Rabu, 25 Maret 2026 21:44
Pelaksanaan Halal bi Halal UMI sekaligus pemutaran film "TEKAD". (Foto: Humas UMI)
Pelaksanaan Halal bi Halal UMI sekaligus pemutaran film "TEKAD". (Foto: Humas UMI)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Halal bi Halal yang dirangkaikan dengan pemutaran perdana film “TEKAD” di GOR UMI, Rabu (25/3/2026).

Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum penguatan nilai spiritual dan sosial di lingkungan kampus.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan bahwa UMI telah menyiapkan diri menghadapi berbagai tantangan sejak dini, bukan sekadar bereaksi saat kondisi sulit datang.

Baca Juga : Sepuluh Malam Terakhir Ramadan, FK UMI Gelar I’tikaf Bersama di Masjid Menara UMI

“UMI tidak menunggu badai datang untuk bersiap. Kita sudah bersiap sejak langit masih cerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kesiapan tersebut dibangun melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup aspek spiritual, strategis, dan sistemik.

“Hal ini menjadi fondasi dalam menjaga keberlanjutan kampus di tengah dinamika perkembangan zaman,” ujarnya.

Baca Juga : 9 Dosen UMI Kantongi Pendanaan Penelitian Multitahun 2026 dari LLDIKTI Wilayah IX

Menurutnya, UMI terus memperkuat tata kelola yang tertib, menciptakan lingkungan yang aman bagi mahasiswa, menghadirkan kebijakan yang solutif, serta memastikan kehadiran kampus tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, UMI juga berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan nilai kemanusiaan.

Pada kesempatan yang sama, UMI memutar film “TEKAD”, bagian dari Short Movie Series “Mahasiswa UMI Punya Cerita”.

Baca Juga : UMI Satu-Satunya PTS di Indonesia Timur Resmi Menjadi Universitas Pengelola KNB Scholarship 2026

Film ini mengangkat kisah seorang anak perempuan bernama Naya yang berjuang melanjutkan pendidikan di tengah tekanan untuk menikah di usia muda.

Berlatar suasana desa dan aktivitas Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa, film tersebut menggambarkan konflik antara keterbatasan ekonomi, tradisi, dan cita-cita pendidikan.

Naya digambarkan tetap teguh memperjuangkan masa depannya hingga akhirnya mendapat restu dari orang tuanya.

Baca Juga : FSIKP UMI Hadir di Pameran Pendidikan dan Inovasi, Beri Pendampingan Langsung Calon Mahasiswa

Film ini membawa pesan kuat tentang pentingnya pendidikan sebagai hak setiap anak, serta kekuatan tekad dalam menghadapi berbagai rintangan hidup.

Melalui kegiatan ini, UMI menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan nilai dan gerakan sosial yang berdampak di masyarakat.

Halal bi Halal yang dipadukan dengan pemutaran film ini menjadi bukti bahwa UMI terus berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga memberi makna dan inspirasi bagi generasi muda.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda