HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin, mengungkapkan bahwa harga cabai di pasar mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan, cabai rawit dan cabai merah sempat melonjak hingga Rp70.000 per kg, namun kini turun menjadi Rp55.000 per kg. Meski demikian, harga ini masih lebih tinggi dibandingkan harga normal yang biasanya berkisar Rp30.000 per kg.
Baca Juga : Erafone Run 2026 Digelar 9 Agustus di Makassar, Targetkan Hingga 3.000 Peserta
“Kalau beras masih stabil, stok juga alhamdulillah cukup. Namun, komoditas seperti cabai memang kerap mengalami kenaikan dan penurunan yang cepat,” ujar Arlin, Kamis (20/3/2025).
Untuk menekan lonjakan harga, Disdag Makassar terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan kelancaran produksi dan distribusi.
“Begitu produksi dan distribusi lancar, harga juga akan lebih terkendali,” tambahnya.
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Kerja Bakti Dukung Gunung Sari Hadapi Penilaian Kelurahan Tingkat Nasional
Lebih lanjut, Arlin menyebut Pemerintah Kota Makassar juga aktif menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Langkah ini diharapkan bisa meredam dampak inflasi, terutama menjelang bulan Ramadan yang biasanya diiringi lonjakan harga sejumlah bahan pangan.
PENULIS: NURSINTA
Baca Juga : DPMPTSP Makassar Minta Pelaku Usaha Segera Sampaikan LKPM, Batas Akhir 15 Juli
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
