HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar, Arlin, mengungkapkan bahwa harga cabai di pasar mengalami fluktuasi dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan hasil pemantauan, cabai rawit dan cabai merah sempat melonjak hingga Rp70.000 per kg, namun kini turun menjadi Rp55.000 per kg. Meski demikian, harga ini masih lebih tinggi dibandingkan harga normal yang biasanya berkisar Rp30.000 per kg.
Baca Juga : Pegadaian Makassar Sudah Punya ATM Emas, Nasabah Bisa Ambil Fisik dalam Hitungan Detik
“Kalau beras masih stabil, stok juga alhamdulillah cukup. Namun, komoditas seperti cabai memang kerap mengalami kenaikan dan penurunan yang cepat,” ujar Arlin, Kamis (20/3/2025).
Untuk menekan lonjakan harga, Disdag Makassar terus berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memastikan kelancaran produksi dan distribusi.
“Begitu produksi dan distribusi lancar, harga juga akan lebih terkendali,” tambahnya.
Baca Juga : Lontara+ Belum Bisa Dibaca: Cerita Difabel Menanggung Sulitnya Akses Digital di Makassar
Lebih lanjut, Arlin menyebut Pemerintah Kota Makassar juga aktif menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Langkah ini diharapkan bisa meredam dampak inflasi, terutama menjelang bulan Ramadan yang biasanya diiringi lonjakan harga sejumlah bahan pangan.
PENULIS: NURSINTA
Baca Juga : Tekuk Wakil Kaltim 1-0, Superteam Juara Superco Superfest 2026
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
