HARIAN.NEWS – Bertepatan tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati Hari Lahir Pancasila, falsafah hidup yang memandu arah pembangunan bangsa.
Di tengah gegap gempita peringatan Hari Lahir Pancasila saat ini, realitas yang dihadapi masih dinilai perlu upaya keras lagi dalam mencapai cita-cita Pancasila.
Baca Juga : Workshop AJI Indonesia Dorong Jurnalis Lebih Kritis Hadapi Disinformasi
Peringatan tersebut dari tahun ketahun kerap dipenuhi retorika formalistik yang menggema di ruang publik, namun dinilai sejumlah pihak belum sejalan dengan praksis politik dan kehidupan sosial masyarakat Tanah Air.
Pancasila kerap menjadi jargon yang dideklarasikan secara masif, namun demikian tidak jarang kehilangan daya transformasi dalam realitas sehari-hari.
Korupsi, komersialisme pendidikan, kekerasan atas nama ketertiban, dan pengabaian terhadap kelompok rentan menjadi bukti nyata bahwa slogan Pancasila tak otomatis menjadi praktik hidup.
Baca Juga : FIFA Matchday 2026: Garuda Berburu Lawan Kelas Dunia, Italia Kandidat Kuat
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

