Logo Harian.news

Harvard kepada Mahasiswa Asing: Kami akan Berjuang untuk Anda!

Editor : Rasdianah Sabtu, 24 Mei 2025 22:18
Mahasiswa Harvard University. Foto: dok Harvard
Mahasiswa Harvard University. Foto: dok Harvard

HARIAN.NEWS – Harvard memberi respons atas pencabutan Program Pertukaran dan Kunjungan Mahasiswa (SEVP) oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Dengan dicabutnya SEVP Harvard ini, otomatis mereka tak bisa menerima mahasiswa asing. Padahal, pada tahun ajaran 2024-2025 saja, ada sekitar 6 ribu mahasiswa asing dari total 20 ribu mahasiswa Harvard.

Terkait hal itu, Harvard memberi pesan bagi mahasiswa asing mereka, bahwa akan memperjuangkan status mahasiswa asing.

Baca Juga : Taruna Ikrar Bawa Nama Indonesia di Forum Global Harvard Medical School

“Kehadiran kalian untuk kami begitu penting, kami akan berjuang untuk kalian. Kita akan terus melanjutkan pekerjaan kita dengan dukungan kalian, dan menjanjikan pendidikan Amerika yang maju yang diperkaya dengan komunitas internasional kita,” kata Kantor Urusan Internasional Harvard, dikutip dari situs resmi mereka melalui kumparan, Sabtu (24/5/2025).

Setelah menerima surat pencabutan SEVP pada Kamis (22/5/2025), Harvard tak tinggal diam. Mereka mengajukan pengaduan kepada Pengadilan Federal Boston, pada Jumat (23/5/2025).

Perjuangan mereka dikabulkan oleh Pengadilan Federal Boston yang menerbitkan perintah penangguhan sementara pencabutan SEVP itu.

Baca Juga : Hakim Tangguhkan Larangan Harvard Terima Mahasiswa Asing

“Persidangan akan digelar pada 29 Mei nanti, untuk memutuskan apakah ada keputusan yang lebih kuat atau tidak,” kata Harvard.

Sementara Presiden Harvard, Alan M. Garber meyakini, langkah ini adalah upaya Harvard untuk terus mempertahankan komunitas internasional mereka.

“Kalian adalah rekan sekelas kami, kawan kami, dan mentor kami dalam institusi yang hebat. Kami akan terus mendukung kalian, dan memastikan bahwa Harvard akan terus terbuka kepada dunia,” tutup Garber.

Baca Juga : Donald Trump Cabut Izin Harvard Terima Mahasiswa Asing

Pencabutan SEVP ini berkaitan dengan tudingan Trump, bahwa Harvard tak bisa menjamin kampusnya terhindar dari paham anti-semit. Harvard sendiri membela diri. Mereka telah membentuk satgas melawan anti-semit, anti-Israel, anti-Palestina, hingga anti-Islam dan Arab.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

Tag : harvard
KomentarAnda