Logo Harian.news

HARIAN KAMPUS

UKM KPI Unhas Revitalisasi P2L KWT Bone, Salurkan 1.300 Bibit

Editor : Andi Awal Tjoheng Jumat, 17 Juli 2026 17:23
Kolaborasi Unhas dan Pemkab Bone Bangkitkan P2L, Salurkan 1.300 Bibit untuk KWT ||(foto_ukmkpiunhas)
Kolaborasi Unhas dan Pemkab Bone Bangkitkan P2L, Salurkan 1.300 Bibit untuk KWT ||(foto_ukmkpiunhas)

HARIAN.NEWS, BONE – Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin melalui program Desa Berkarya melaksanakan kegiatan penanaman bibit cabai, tomat, dan terong di lahan pekarangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek, Desa Kajaolaliddong, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Selasa (14/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengaktifkan kembali Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang sempat terhenti, sekaligus memperlihatkan kolaborasi antarinisiatif pemberdayaan masyarakat yang digagas mahasiswa bersama pemerintah daerah.

Baca Juga : Narasi yang Timpang sebagai Provokasi Halus

Sebanyak 1.300 bibit hortikultura disalurkan kepada KWT Anggrek. Dari jumlah tersebut, 1.000 bibit merupakan bantuan dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, sedangkan 300 bibit lainnya berasal dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone.

Kegiatan ini turut dihadiri Camat Barebbo, Kepala Desa Kajaolaliddong, Ketua Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Barebbo, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perwakilan kelompok tani dan Kelompok Wanita Tani, serta Kepala Subdirektorat Kelembagaan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin.

Keunikan kegiatan ini terletak pada penggunaan pupuk kompos hasil inovasi program Mannennungeng: Smart Hydro Loop yang dijalankan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UKM KPI Unhas.

Baca Juga : Prabowo Komitmen Hentikan Kebocoran Kekayaan Negara, Rakyat Harus Sejahtera

Pupuk organik tersebut diproduksi melalui program Pabbura Mannennungeng, yang mengolah limbah pertanian dan peternakan menjadi kompos bernilai guna. Sinergi tersebut menjadikan program Desa Berkarya dan Mannennungeng saling melengkapi dalam membangun sistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, Nurdin, S.P., M.Si., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, mahasiswa, hingga kelompok tani. Bibit yang kami berikan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan pekarangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Kami juga mengapresiasi pemanfaatan pupuk kompos dari program Mannennungeng yang telah digunakan secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Kolaborasi Pusat-Daerah, Jeneponto Jadi Hub Strategis Ketahanan Pangan Nasional

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman

Follow Social Media Kami

KomentarAnda