MAGELANG, HARIAN.NEWS -Kondisi HD (22), korban kekerasan jalanan di daerah Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, semakin membaik.
Ia juga sudah menjalani rawat jalan dan kini berada di rumahnya di Desa Sriwedari, Muntilan.
Baca Juga : Ramai ‘Cawe-cawe’ Presiden Prabowo
HD sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif di RS Sardjito, Yogyakarta akibat luka parah dialaminya. HD merupakan korban kekerasan jalanan dan mengalami luka di bagian bibir sebelah kiri dan bahu kanan.
Saat awak media ini bertandang ke kediamannya, Minggu, 26 Februari 2023 pagi, korban HD sedang duduk sambil main HP. Namun ia belum bisa bicara akibat bagian bibirnya yang luka parah belum sembuh dan masih terjahit.
Begitu pula selang masih terpasang di bagian hidung. Selang ini alat bantu saluran makan dan minum ke salam perut.
Baca Juga : Fakta PDIP di Jateng: Menang 8 Dapil, tapi Ganjar-Mahfud Kalah
“Ya, selang ini untuk memasukkan makan dan minum karena bagian mulut belum bisa mengunyah makan. Masih sakit,” ujar Ibu HD.
Terkait pelaku yang melukai putranya, sang Ibu HD berharap pihak kepolisian dan penegak hukum lainnya untuk memberikan hukuman seberat-beratnya. Pasalnya, putra satu-satunya itu, kini mengalami trauma mendalam dan cacat seumur hidup.
“Cacat kan?. Lihat itu bibirnya dan bahunya. Harus dioperasi dan ditambal,” katanya.
Baca Juga : Hari Guru, Orangtua Siswa Kelas 3 SDN 2 Jamus Beri Kejutan Wali Kelas
Ibu HD juga berterima kasih kepada pihak Polresta Magelang yang telah bekerja keras mencari pelaku pembacok putranya, hingga berhasil ditangkap. Ucapan serupa disampaikan ke pihak Pemdes Sriwedari yang aktif berkomunikasi dengan dan membantu putranya.
“Alhamdulillah, kami orang kecil seperti masih mendapat perhatian pak Kades Sriwedari. Beliau terus berupaya berkomunikasi dengan kami, selama putra saya ada masalah seperti ini,” sebutnya.
Untuk diketahui, HD korban kekerasan jalanan tersebut, tinggal berdua dengan sang ibunya. Kondisi ekonomi mereka pun pas-pasan. Sang ibu hanya seorang bakul makanan ringan dari pasar ke pasar.
Baca Juga : 31 Desember, Jabatan Bupati dan Wabup Magelang Berakhir
Seperti diwartakan sebelumnya, HD merupakan korban kekerasan jalanan. Peristiwa itu terjdi pada Sabtu, 11 Februari 2023 dini hari lalu di daerah Sriwedari. Kejadian itu langsung viral di media sosial dan warga menyebut klitih.
Para pelaku berhasil diamankan Satreskrim Polresta Magelang. Ironisnya, para pelaku masih di bawah umur dan masih berstatus sekolah. Meski begitu, proses hukumnya masih tetap berlanjut.
(Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

