Logo Harian.news

Kemenag Sulsel Bimtek Hisab Tingkatkan Pemahaman Ilmu Falak

Editor : Asrul Minggu, 27 April 2025 16:56
Kemenag Sulsel Bimtek Hisab Tingkatkan Pemahaman Ilmu Falak

 

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab Rukyat kepada seluruh Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama kabupaten – kota se Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di Aula II Kanwil Kemenag Sulsel pada Sabtu (26/04).

Hisab dan rukyat adalah dua metode utama yang digunakan untuk menentukan awal bulan Hijriah, termasuk awal Ramadhan dan berbagai momentum lainnya.

Baca Juga : Ikbal Ismail : Kuota Haji Sulsel 2026 Bertambah jadi 9.670 Jamaah

Hisab adalah perhitungan astronomi untuk menentukan posisi bulan berdasarkan data matematis, sedangkan rukyat adalah pengamatan langsung hilal (bulan baru).

Bimtek ini menghadirkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof. Najamuddin Abdul Safa selaku narasumber.

Kakanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid menekankan pentingnya penguasaan ilmu falak oleh seluruh Kepala Seksi Bimas Islam, dengan harapan mampu menentukan hal-hal substansi dalam peribadatan yang berkaitan dengan hisab rukyat.

Baca Juga : Update Jemaah Haji 1447 H/2026 untuk Sulsel, 6 Daerah Dapat Kuota

“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini karena memang seyogianya seluruh Kasi (kepala seksi) Bimas Islam paham tentang hisab rukyat, apalagi leading sectornya memang ada pada mereka,” ujarnya.

Setidaknya, lanjut Ali Yafid, Kasi Bimas mengetahui hitung-hitungan bulan kamariah dan samsiah walaupun sebahagian besar dari mereka disiplin ilmunya bukan dari latar belakang Fakultas Syariah.

“Minimal paham, dan ini sangat luar biasa karena narasumbernya adalah Ketua MUI. Beliau selain memang menguasai rukyat, juga mahir dalam hisab. Belai tahu persis cara hitung-hitungannya,”ujarny.

Baca Juga : Jemaah Haji Kloter 3 asal Sinjai tiba di Makassar

Kabid Urais, Abdul Gaffar menjelaskan bahwa Bimtek hisab rukyat sangat strategis karena hampir seluruh peribadatan umat Islam penentuannya mengandalkan ilmu hisab rukyat.

“Penetuan waktu salat, awal puasa, dan penentuan awal Syawal, bahkan penentuan ibadah haji juga melalui hisab rukyat, itulah kenapa kita undang seluruh Kasi Bimas Islam mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Abdul Gaffar berharap, materi yang disajikan oleh Ketua MUI pada bimtek ini, akan memberi pemahaman dan penguatan bagi Kasi Bimas Islam secara mendalam terkait hisab rukyat.

Baca Juga : Kloter Terakhir Calon Haji Embarkasi Makassar Terbang ke Arab Saudi

“Tolong peserta mengikuti Bimtek ini dengan serius. Pemateeri kita ini luar biasa yang tentunya akan memberi penjelasan segala hal terkait hisab rukyat, termasuk problematika dan kebijakan yang menyertainya. Tentu kami berharap ilmu yang diperoleh bisa diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing,” pungkasnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda