HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Makassar, Andi Irwan Andanawijaya, menyampaikan harapannya dalam agenda Focus Group Discussion (FGD) kedua yang membahas rencana penyelenggaraan pengelolaan perkotaan di Kota Makassar.
Dalam diskusi tersebut, Andi Irwan menekankan pentingnya integrasi layanan perkotaan sebagai langkah strategis untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 59 Tahun 2022 tentang Perkotaan.
Baca Juga : Pemkot Makassar Siap Sesuaikan RKPD, APBD Perubahan Target Juni 2025
“Integrasi layanan perkotaan menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola kota yang lebih efektif dan efisien, sejalan dengan amanat PP 59/2022,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor harus ditingkatkan, mengingat Kota Makassar terus berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Indonesia Timur.
Langkah ini, menurutnya, akan memberikan dampak positif terhadap penyediaan infrastruktur, transportasi, dan pelayanan publik yang berorientasi pada keberlanjutan.
Baca Juga : Bappeda Corner, Supratman Sebut DPRD Tegah Fokus Serap Aspirasi Masyarakat
“FGD ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap tantangan perkotaan di masa depan,”
Dengan mengintegrasikan berbagai layanan dan program, diharapkan Makassar mampu menjadi kota yang adaptif, berdaya saing, dan ramah lingkungan.
Agenda ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, dan komunitas, yang turut memberikan masukan dalam penyusunan rencana pengelolaan perkotaan yang terintegrasi.
Baca Juga : Bappeda Kota Makassar Gelar Lokakarya Kolaborasi Pembangunan Infrastruktur Perkotaan
Penulis: Nursinta
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

