Logo Harian.news

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar Sambangi SPPG di Surabaya, Jamin Mutu dan Keamanan Makanan Pelajar

Editor : Redaksi Senin, 15 Juni 2026 09:37
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar mengecek SPPG di Surabaya, Senin (15/6). (Dok. DY)
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar mengecek SPPG di Surabaya, Senin (15/6). (Dok. DY)

HARIAN.NEWS, SURABAYA – Komitmen pemerintah dalam mengawal kualitas pangan bagi generasi muda kembali ditunjukkan secara nyata.

Kepala BPOM RI Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. melakukan kunjungan kerja ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Surabaya, Jawa Timur, untuk memastikan makanan yang disajikan kepada para pelajar memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Taruna Ikrar Cari Titik Tengah: Rupiah Melemah, Industri Farmasi Tertekan, Rakyat Tak Boleh Jadi Korban

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan BPOM terhadap program strategis nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang aman dan berkualitas.

Bagi Taruna Ikrar, keberhasilan pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi atau kekuatan ekonomi, tetapi juga oleh kualitas kesehatan generasi penerus yang dibangun sejak usia sekolah.

“Anak-anak adalah masa depan bangsa. Karena itu, setiap makanan yang mereka konsumsi harus dipastikan aman, bergizi, dan bermutu. Tidak boleh ada ruang bagi pangan yang berisiko terhadap kesehatan mereka,” tegas Taruna Ikrar saat meninjau fasilitas SPPG di Surabaya yang turut didampingi Ketua DWP BPOM RI, Ny Elfi Taruna.

Baca Juga : BPOM Gratiskan Registrasi Pangan Olahan bagi Usaha Mikro dan Kecil

Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar didampingi Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan BPOM RI Dra. Elin Herlina, Apt., M.P., Staf Khusus Kepala BPOM RI Nor Andi Arina Wati Arsyad dan dr. Wachyudi Muchsin, S.Ked., S.H., M.Kes., C.Med., Tim Ahli Kepala BPOM RI Prof. dr. Andi Armyn Nurdin, Akbar Emdra, para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BPOM RI, serta jajaran Balai Besar POM di Surabaya.

Kehadiran jajaran pimpinan BPOM RI secara lengkap menunjukkan keseriusan lembaga dalam mengawal keamanan pangan yang menjadi bagian penting dari program peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah yang merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan.

Baca Juga : Taruna Ikrar, Kepala BPOM Luncurkan Program IDAMAN, Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Jamu Ber-BKO

Selama peninjauan, Taruna Ikrar bersama rombongan melihat secara langsung seluruh tahapan pengelolaan makanan, mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi, pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi kepada para pelajar.

Taruna juga berdialog dengan pengelola SPPG, tenaga gizi, serta petugas operasional guna memastikan penerapan standar higiene, sanitasi, dan keamanan pangan berjalan secara konsisten.

Menurutnya pemenuhan gizi yang baik harus berjalan beriringan dengan jaminan keamanan pangan.

Baca Juga : BPOM Perkuat Ekosistem Self-Care Aman dan Bertanggung Jawab, Apoteker Jadi Garda Terdepan Kesehatan Masyarakat

Makanan yang kaya nutrisi tidak akan memberikan manfaat optimal apabila proses pengelolaannya tidak memenuhi standar keamanan. Oleh karena itu, BPOM terus memperkuat pengawasan dari hulu hingga hilir agar setiap pangan yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman dan bermanfaat.

“Keamanan pangan adalah fondasi kesehatan masyarakat. Gizi yang baik harus didukung oleh pangan yang aman. Dengan demikian, anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing yang tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Taruna Ikrar menekankan bahwa pengawasan pangan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi memerlukan kolaborasi seluruh pihak melalui pendekatan ABG (Academic, Business, Government).

Sinergi antara dunia pendidikan, pelaku usaha, dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pangan yang sehat dan berkelanjutan.

Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran BPOM sebagai garda terdepan dalam perlindungan masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sistem pangan modern, BPOM terus hadir memastikan setiap produk yang dikonsumsi masyarakat, terutama anak-anak, memenuhi aspek keamanan, mutu, dan manfaat.

Dari Kota Surabaya yang dikenal sebagai Kota Pahlawan, Taruna Ikrar menyampaikan pesan bahwa perjuangan membangun Indonesia Emas 2045 harus dimulai dari hal yang paling mendasar, yakni memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses terhadap pangan yang aman dan bergizi.

Menurutnya, investasi terbesar bangsa bukan hanya pada infrastruktur, melainkan pada kualitas manusia yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kunjungan tersebut menjadi simbol bahwa negara hadir hingga ke tingkat pelayanan gizi masyarakat untuk memastikan setiap program berjalan dengan baik.

Dari dapur-dapur penyedia makanan hingga ruang kelas tempat anak-anak belajar, BPOM terus mengawal agar setiap suapan yang dikonsumsi generasi muda Indonesia menjadi bekal menuju masa depan bangsa yang lebih kuat, sehat, dan berdaya saing global.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda