Ibunya telah tiada, ayah tak selalu ada. Namun Vivin tak menyerah demi mimpi sekolah dan masa depan adiknya
HARIAN.NEWS,PAPUA PEGUNUNGAN – Sebuah video sederhana yang menampilkan seorang siswi SMP di Papua yang mengikuti pelajaran sambil menggendong adik balitanya membuat jutaan netizen terenyuh.
Baca Juga : Dewan Pers: Google, Meta, TikTok Kuasai 80 Persen Iklan RI
Gadis kecil itu bernama Vivin, pelajar kelas 7 di SMP Negeri Eregi, Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan. Kisah perjuangannya viral setelah diunggah oleh gurunya, Ardiansyah, lewat akun TikTok @gr_ancha.
Video tersebut memperlihatkan Vivin tengah duduk di bangku kelas sambil fokus mendengarkan pelajaran. Di punggungnya, seorang adik kecil tertidur dalam gendongan.
Ibunya Meninggal, Ayahnya Kewalahan
Baca Juga : Bahlil Penasaran, Raffi Ahmad Dikontak Cari Pembuat Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’
Dibalik ketegaran Vivin, tersimpan kisah pilu. Beberapa bulan lalu, ibunya meninggal dunia akibat terseret banjir bandang. Sejak saat itu, Vivin merawat adik bungsunya yang masih berusia sekitar satu tahun.
Sementara sang ayah, harus berjuang sendiri membesarkan tujuh anak. Tak mampu mengurus semuanya sekaligus, maka Vivin mengambil peran ganda: menjadi pelajar sekaligus pengasuh.

Kediaman Vivin bersama ayahnya dan 6 orang saudaranya di kampung terpencil di Yalimo, Papua Pegunungan ||tangkaplayar_TikTok@gr_ancha
Baca Juga : Polisi Periksa Talent Live Pornografi, Ini Modusnya
“Namanya Vivin, siswi saya. Ibunya meninggal karena hanyut saat banjir. Sejak itu, dia tak pernah meninggalkan adiknya di rumah. Digendong terus ke sekolah,” ungkap Ardiansyah di caption TikToknya, dilansir harian.news, Jumat (30/5/2025).
Sekolah Tak Pernah Absen, Meski Mengantuk
Guru-guru di sekolah sering melihat Vivin mengantuk saat pelajaran. Namun mereka memaklumi. Menurut Ardiansyah, kemungkinan Vivin harus begadang tiap malam merawat adiknya yang rewel dan menangis mencari ibunya.
Baca Juga : Anak Hilang di Labuhanbatu, Malah Gemoy Saat Direkam Polisi
“Kalau dia tertidur di kelas, kami bisa mengerti. Dia sedang berjuang sendirian. Kasih sayang dan dekapan ibunya kini ada di dirinya,” tulis sang guru lirih.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
