Melalui program ini, para SKPD khususnya eselon II dan eselon III berperan mendampingi keluarga miskin ekstrem sekaligus keluarga yang memiliki risiko stunting agar dapat meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidupnya.
“Alhamdulillah, hasilnya cukup menggembirakan. Angka kemiskinan di Kabupaten Gowa berhasil turun dari 6,85 persen menjadi 6,64 persen. Melalui Program Orang Tua Asuh, kami membantu keluarga miskin ekstrem agar mampu keluar dari kondisi kemiskinannya, memiliki sumber pendapatan yang lebih baik, menjadi mandiri, serta mampu memberikan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka,” tambahnya.
Olehnya ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Gowa untuk terus berkomitmen dan berupaya menekan kemiskinan elstrem dan penurunan stutinng di Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Wabup Gowa Tinjau Lokasi Kebakaran RSUD Syekh Yusuf, Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan
Sementara Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik pada empat bidang strategis.
“Dimulai di bidang penanganan pengangguran, kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, dan satu lagi creative financing,” ujar Tito.
Dirinya menegaskan, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan sekaligus insentif bagi kepala daerah yang mampu menghadirkan inovasi dan kinerja nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga : Salat Iduladha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Persatuan
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pemerintah daerah untuk terus berinovasi dan menghadirkan program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
