Logo Harian.news

Kotak Amal Masjid Al Ukhuwah Digasak Maling, Warga kembali Keluhkan Keamanan Perumahan Bukit Baruga Antang

Editor : Rasdianah Senin, 03 Juni 2024 18:52
Aksi maling di perumahan bukit Baruga Antang yang terekam dalam CCTV. Foto: tangkapan layar
Aksi maling di perumahan bukit Baruga Antang yang terekam dalam CCTV. Foto: tangkapan layar
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Aksi seorang pria tengah membawa kotak amal di sebuah Masjid Al Ukhuwah, Perumahan Bukit Baruga Antang Makassar terekam jelas oleh CCTV, tanggal 25 Mei 2024 lalu.

Dalam rekaman video memperlihatkan, seorang pria mengenakan kaos loreng dengan celana jeans pendek sobek, menutup kotak amal yang dicurinya dengan sarung kotak-kotak biru ungu.

Baca Juga : Kasus Pencurian Traktor di Patimpeng Mandek, Warga Curiga Ada “Main Mata” Aparat

Dalam video CCTV yang diterima Harian.News Dia juga nampak memantau situasi sekitar dan memastikan bahwa dirinya aman kala hendak membawa kabur uang amal milik Masjid Al Ukhuwah.

Warga Bukit Baruga JL. Kayu Agung I No 21. Muhammad Akhzan (56) mengatakan, kejadian pencurian kotak amal di Masjid Al Ukhuwah, bukan kali pertama. Namun telah 2 kali kecolongan dan sejumlah uang amal raib digondol maling.

“Iya ini sudah 2 kali kejadian kehilangan ini. Pada pencurian kali ini yang satu kota amal diambil isinya dan satunya dibawa kabur dengan kotaknya,” ujarnya, Senin (3/6/2024).

Baca Juga : Komisi I DPR RI Apresiasi LPK Adsnesia, Perkuat Literasi Digital Pemuda

Akhzan nama karibnya mengatakan, kecurian yang terjadi di kompleks tersebut karena pengamanan di Perumahan bukit baruga yang dikelola oleh PT. Baruga Asri Nusa Development sangat rapuh.

“Kejadian demi kejadian yang terjadi berulang-ulang kali namun tidak pernah satu pun pelakunya tertangkap,” ujarnya.

“Ada kejadian motor hilang, helm dan lainnya tapi sampai sekarang belum didapat,” tambahnya.

Baca Juga : Area DPRD Gowa Mulai tidak Aman. Kantin Putih Milik Janda Tua dibobol Maling

Ia menduga, security atau satpam yang bertugas di bukit baruga tidak pernah diberikan pelatihan atau pembekalan serta pengarahan oleh pengelola, sehingga tidak ada pemantauan kinerja pihak keamanan

“Seharusnya setiap pekan pengelola mengumpulkan semua anggota security lalu diberikan pengarahan bagaimana seharusnya melaksanakan tugas dengan baik,” ujarnya.

Ia pun mengatakan, dengan melihat gelagat pelaku dalam CCTV tersebut, sepertinya pelaku sudah hafal kondisi dan sistem pengamanan di bukit Baruga.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Launching Woodland Residence di Antang

“Kalau sudah ada kejadian seperti ini, biasanya semua pos satpam diperketat namun pemberlakuan seperti itu hanya dilakukan sekitar satu pekan dan setelah itu kendor lagi tidak lagi dilakukan pemeriksaan. Pelaku kejahatan sudah paham betul itu, jadi setelah itu mereka akan mulai melakukan aksinya lagi,” tandasnya.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda