HARIAN.NEWS,JAKARTA – Komisi Yudisial (KY) resmi mengumumkan hasil seleksi kualitas rekrutmen hakim agung 2026. Sebanyak 36 calon hakim agung dinyatakan lolos dan berhak melanjutkan ke tahap seleksi kesehatan serta kepribadian.
Selain itu, panitia seleksi juga meloloskan empat calon hakim ad hoc Hak Asasi Manusia (HAM) dan dua calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi (Tipikor) di lingkungan Mahkamah Agung (MA).
Baca Juga : Hakim Terlibat Suap Padahal Benteng Keadilan, Mahfud MD: Sekarang Zaman Transparan, Jangan Ada Melindungi
Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY, Prof. Dr. Andi Muhammad Asrun menegaskan, proses penilaian berlangsung objektif dan mendalam. Tim penguji menyaring setiap berkas dan kompetensi peserta dengan standar ketat.
“Ini adalah penilaian paripurna, penilaian yang komprehensif. Alhamdulillah, hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan dari para peserta,” ujar Asrun dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Jadwal Tes Lanjutan 3-5 Juni 2026
Para peserta yang lolos seleksi kualitas akan menghadapi tantangan berikutnya. KY menjadwalkan tes kesehatan dan seleksi kepribadian (profile assessment) pada 3 hingga 5 Juni 2026 mendatang.
Komisioner KY, Anita Kadir memaparkan bahwa latar belakang peserta calon hakim agung sangat beragam. Mereka berasal dari unsur hakim tinggi, pejabat internal Mahkamah Agung, akademisi, advokat, hingga konsultan pajak.
Sejumlah nama besar yang lolos di antaranya:
– Albertina Ho – Ketua Pengadilan Tinggi Samarinda
– Bambang Myanto – Dirjen Badan Peradilan Umum MA RI
– Sugiyanto – Sekretaris Mahkamah Agung
– Samsul Arif – Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Diklat Hukum dan Peradilan MA
Untuk posisi di kamar tata usaha negara khusus pajak, peserta yang lolos didominasi kombinasi keahlian hakim pajak, akademisi, dan konsultan pajak.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
