HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Panelist Visiting Professor and Training (PANRITA) Batch XII dan Malebbi Leaders Bilateral and Boundless Incorporation (MALEBBI) Batch VIII.
Unismuh mendorong kolaborasi internasional yang terukur melalui implementasi program akademik, riset, hingga mobilitas mahasiswa.
Baca Juga : Puncak Milad ke-63, Unismuh Makassar Hadiahi Umrah Dosen dan Tendik Terbaik
Pembukaan dua agenda internasional tersebut berlangsung di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh Makassar, Senin, 2 Februari 2026.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menegaskan bahwa Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) harus ditindaklanjuti dengan aktivitas nyata yang berdampak langsung bagi penguatan institusi, termasuk dalam mendukung proses akreditasi.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi diwujudkan melalui implementasi konkret yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Rakhim.
Baca Juga : Prodi S1 Kebidanan dan Profesi Bidan FKIK Unismuh Makassar Jalani Asesmen Lapangan LAM-PTKes
Dalam kegiatan tersebut, Unismuh Makassar bermitra dengan lima perguruan tinggi luar negeri di kawasan ASEAN, yakni Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Taksin University dan Yala Rajabhat University (Thailand), serta Ateneo de Davao University dan Isabela State University (Filipina). Seluruh mitra internasional mengikuti kegiatan secara daring. Acara ini juga dihadiri pimpinan dari 13 perguruan tinggi dalam negeri.
Ketua Panitia PANRITA XII dan MALEBBI VIII yang juga Ketua Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) Unismuh Makassar, Maharida, M.Pd., melaporkan bahwa kegiatan berlangsung selama 1–7 Februari 2026.
Rangkaian agenda meliputi kuliah tamu di lima fakultas, penjajakan dan penguatan riset kolaboratif, pengabdian kepada masyarakat (PKM) internasional, serta target publikasi bersama.
Baca Juga : Unismuh Makassar Tuan Rumah Workshop Publikasi Ilmiah Internasional Kemendiktisaintek
Sejumlah program implementatif telah langsung dijalankan. Unismuh Makassar secara resmi melepas lima mahasiswa untuk mengikuti program International Credit Transfer selama satu semester di UTHM, Malaysia.
Selain itu, diluncurkan dua judul buku book chapter hasil kolaborasi dosen Fakultas Ekonomi Unismuh dengan Fakulti Pengurusan Teknologi dan Perniagaan (FPTP) UTHM.
Perwakilan UTHM, Narimah Binti Kasim, menyatakan bahwa kemitraan ini sejalan dengan visi UTHM menuju Global Technopreneur University 2030.
Baca Juga : Unismuh Makassar Gandeng Kementerian HAM, Perkuat Kesadaran Literasi Mahasiswa
Sementara itu, Presiden Taksin University, Natapong Chitniratna, menekankan pentingnya inovasi sosial dan pendekatan lokal dalam mendorong transformasi masyarakat melalui pendidikan tinggi.
Melalui PANRITA dan MALEBBI, Unismuh Makassar menargetkan terbentuknya ekosistem akademik yang lebih terbuka dan dinamis di tingkat Asia Tenggara, mencakup pertukaran pengetahuan, kolaborasi riset, serta mobilitas dosen dan mahasiswa lintas negara.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
