HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kabar duka datang dari keluarga besar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Salah satu calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) meninggal dunia menjelang prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah. di Lapangan Karebosi, Senin (1/4/2024).
Mewakili Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto dan keluarga besar Pemkot Makassar, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Akhmad Namsum hadir melayat di rumah duka, di Kelurahan Sudiang Biringkanaya.
Baca Juga : PDAM Makassar Tambah Pasokan Air dan Perluas Jaringan untuk Wilayah Utara
“Kami tadi mewakili pak wali yang lagi ada tugas di luar kota pergi melayat ke rumah duka dan ikut menyampaikan belasungkawa dari pemerintah kota,” kata Akhmad, sapaannya, Senin.
Dalam kesempatan tersebut, Akhmad juga mengatakan akan memperjuangkan hak-hak almarhum sebagai tenaga PPPK, termasuk gaji dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini kan belum sempat disumpah sebagai ASN tapi SK-nya kan berlaku 1 Februari, nanti akan coba kami komunikasikan dengan hal-hal yang teknis. Apakah gajinya sudah bisa diterima di Februari dan Maret,” ujarnya.
Baca Juga : 49 Delegasi Mancanegara Akan Kunjungi Makassar, Losari hingga CPI Dibersihkan
“Insya Allah kami akan mengupayakan dan memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Adapun kronologi meninggalnya almarhum Muhammad Mulkan (54), Akhmad menceritakan, almarhum merupakan tenaga Laskar Pelangi Pemkot Makassar yang baru lulus CASN PPPK TA 2023 dan akan ditempatkan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
“Almarhum harusnya akan mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bersama 624 pegawai lainnya di Tribun Lapangan Karebosi, pagi tadi, namun takdir berkata lain,” ujar Akhmad nama karibnya.
Baca Juga : Appi Buka Turnamen Padel IKAPTK Sulsel, Jadi Ajang Silaturahmi dan Hidup Sehat
Kronologinya kata Akhmad, almarhum datang ke Tribun Lapangan Karebosi menggunakan sepeda motor bersama istrinya.
Tak jauh dari lokasi memarkir kendaraannya di Pelataran Karebosi, almarhum terjatuh.
“Almarhum berjalan dengan istrinya (dari parkiran di pelataran Karebosi), belum terlalu jauh ia jatuh dan langsung dilakukan penyelamatan oleh tenaga yang ada di sana. Almarhum juga sempat dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tidak tertolong,” tuturnya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng LAN RI Kaji Ulang TPP ASN dan Skema Gaji PJLP
Kata Akhmad, Almarhum meninggal dunia diduga akibat serangan jantung.
(NURSINTA)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
