Logo Harian.news

Apakah Wartawan Akan Kembali Dibelenggu Pasal Karet?

Menyatukan Tiga Kepala

Editor : Andi Awal Tjoheng Sabtu, 17 Mei 2025 11:24
penggabungan tiga UU berbeda, yaitu UU Pers, UU Penyiaran, dan UU ITE, mengundang kekhawatiran akan potensi ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia ||imageby_harian.news
penggabungan tiga UU berbeda, yaitu UU Pers, UU Penyiaran, dan UU ITE, mengundang kekhawatiran akan potensi ancaman terhadap kebebasan pers di Indonesia ||imageby_harian.news

Bayangkan jika semangat UU ITE yang “mengatur” disatukan dengan semangat UU Pers yang “membebaskan”.

Maka bisa saja semangat mengatur yang menang. Wartawan bisa kena pasal karet lagi.

Penyiar bisa kena sanksi ganda. Dan content creator bisa dibungkam karena “tidak sesuai norma umum versi negara”.

Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Gowa Jangan Hanya Menjadi Penonton dalam Pengawasan SPPG

Lalu soal kelembagaan. Siapa yang akan mengawasi semua ini kalau sudah jadi satu? KPI? Dewan Pers? Kominfo?

Kalau semua ditarik ke pemerintah pusat maka lembaga-lembaga independen bisa perlahan hilang fungsinya. Kalau itu terjadi, kita mundur. Bukan maju.

Saya bukan anti perubahan. Tapi saya tahu betul, dari pengalaman jadi wartawan, dan pemilik media pun tahu, bahwa kebebasan itu mahal.

Baca Juga : EL Nino Menyapa ? Sudah Siapkah Indonesia

Butuh waktu panjang untuk dibangun. Tapi bisa hancur hanya dalam satu pasal.

Saya percaya pada niat baik. Tapi saya juga percaya bahwa niat baik saja tidak cukup.

Harus ada jaminan bahwa semangat kebebasan tetap jadi nafas utama. Bukan sekadar embel-embel di pasal pembuka.

Baca Juga : Pesta Babi, Ruang Sipil, dan Cara Baru Kekuasaan Membentuk Kesadaran

Dunia pers pernah terluka. Dan luka itu belum sepenuhnya sembuh. Jangan sampai kita membuka luka yang sama dengan cara yang lebih halus tapi lebih dalam. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : Baharuddin Lontong, (Mantan Wartawan Fajar, kini aktif bergabung di Komunitas Penulis Kampung Sulsel)

Follow Social Media Kami

KomentarAnda