HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan akan mengkaji ulang pengadaan 1.000 unit motor sampah listrik yang telah dianggarkan dalam APBD Pokok 2025 sebesar Rp100 miliar.
Diketahui, pengadaan motor sampah listrik merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Makassar sebelumnya Mohammad Ramdhan Pomanto.
Baca Juga : Resmi Dibuka, Taro Waterpark Makassar Tawarkan Wisata Edukasi Anak
Munafri menegaskan, pihaknya tidak akan terburu-buru dalam mengeksekusi program ini. Ia ingin memastikan urgensi pengadaan serta kesesuaian jumlah armada dengan kebutuhan di lapangan.
“Saya lihat dulu, karena program ini sudah berjalan sebelum kami dilantik. Tidak mungkin langsung dihentikan, tapi juga tidak serta-merta diteruskan tanpa kajian mendalam,” ujar Munafri, Kamis (13/3/2025).
Menurutnya, setiap kebijakan yang telah dirancang pasti memiliki dasar kajian. Namun, ia ingin memastikan apakah kajian tersebut masih relevan dengan kondisi saat ini.
Baca Juga : Trotoar Makassar Belum Inklusif, Dikuasai PKL dan Parkir Liar
“Butuh evaluasi lebih lanjut. Jangan sampai setelah dieksekusi, ternyata bukan itu solusi yang benar-benar dibutuhkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ia berharap kajian yang dilakukan bisa memberikan gambaran lebih jelas mengenai efektivitas motor sampah listrik sebagai solusi pengelolaan sampah di Makassar.
“Keputusan akhir akan diambil setelah evaluasi menyeluruh dilakukan,” tutupnya
Baca Juga : RMC Tingkatkan Akses Layanan Kesehatan di Makassar, Siapkan Standar International hingga Promo Menarik
PENULIS: NURSINTA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

