Logo Harian.news

OJK Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp1.949 Triliun hingga Juli 2026

Editor : Redaksi II Rabu, 07 Oktober 2026 17:09
 peluncuran Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026. (Dok. OJK)
peluncuran Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026. (Dok. OJK)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai sektor jasa keuangan mencapai Rp1.949 triliun hingga Juli 2026. Nilai tersebut tumbuh 3,09 persen secara tahunan, dengan perbankan masih menjadi sumber pembiayaan terbesar bagi pelaku usaha.

Data tersebut disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam peluncuran Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026 di Jakarta, Selasa.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional, mulai dari menggerakkan aktivitas ekonomi daerah hingga menciptakan lapangan kerja.

Menurut Dian, akses pembiayaan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan produktivitas, memperluas kapasitas produksi, dan mendorong transformasi usaha. Pembiayaan juga membantu UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan pasar.

Hingga Juli 2026, sektor perbankan menguasai 82,62 persen dari total pembiayaan UMKM. Sementara itu, perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro, dan lembaga jasa keuangan lainnya (PVML) mencatat pertumbuhan pembiayaan UMKM sebesar 9,92 persen, dengan pangsa 17,3 persen.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa sumber pembiayaan UMKM semakin beragam. Pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan dari berbagai sektor jasa keuangan sesuai kebutuhan, karakteristik, dan tahap perkembangan bisnisnya.

Meski demikian, Dian menegaskan bahwa peningkatan nilai pembiayaan bukanlah satu-satunya tujuan. UMKM juga perlu didukung penguatan sumber daya manusia, tata kelola usaha, akses pasar, digitalisasi, serta regulasi yang kondusif.

“Memperluas pembiayaan UMKM bukanlah tujuan akhir. Tujuan yang sesungguhnya adalah menciptakan UMKM yang lebih produktif, lebih berdaya saing, lebih tangguh menghadapi perubahan, serta mampu memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Dian.

Untuk mendukung pengembangan sektor tersebut, OJK menerbitkan laporan perkembangan kinerja pembiayaan UMKM secara semesteran. Laporan ini menyajikan data berdasarkan segmentasi UMKM, sektor ekonomi, dan wilayah.

OJK juga menyediakan infografis bulanan dan akses data yang lebih terperinci melalui Portal Data OJK di data.ojk.go.id.

Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM, M. Riza Damanik, mengapresiasi penyediaan informasi pembiayaan yang lebih mutakhir dan mudah dipahami. Menurutnya, data berkualitas dapat memperkuat pemahaman mengenai kondisi UMKM sekaligus mendorong kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Laporan Perkembangan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I Tahun 2026 dapat diakses melalui situs resmi OJK: https://ojk.go.id/id/Pages/Laporan-Perkembangan-Kinerja-Pembiayaan-UMKM.aspx.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda