HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menyampaikan realisasi kredit kepada UMKM di Sulsel yang mengalami pertumbuhan pesat.
Dalam siaran tertulis yang dikirim pada Kamis (13/06/2024), Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat Darwisman menyampaikan, performa kredit UMKM meningkat 8,88 persen (yoy) menjadi Rp 60,73 triliun.
“Peningkatan tersebut sejalan dengan market share sebesar 38,81 persen dari total kredit yang disalurkan Bank Umum di Sulawesi Selatan,” ucapnya.
Baca Juga : OJK Perkuat Ketahanan Siber Industri Keuangan Digital
Selanjutnya, pertumbuhan kredit tertinggi terdapat pada usaha mikro sebesar 17,60 persen yoy atau Rp 33,77 triliun dengan share sebesar 55,60 persen dari total kredit UMKM.
“Secara total, kredit UMKM telah disalurkan kepada 914.525 debitur dengan tingkat NPL terkendali pada level 5,26 persen,” lanjutnya.
Sejalan dengan kinerja perbankan Sulawesi Selatan, kinerja industri perbankan di wilayah Sulampua juga turut berhasil tumbuh pada Total Aset, DPK dan Kredit masing-masing sebesar 8,07 persen, 7,35 persen dan 9,56 persen (yoy).
Baca Juga : Ribuan Alumni Perikanan Unhas Siap Berkumpul di Tamalanrea
Pertumbuhan ini sesuai dengan tingkat intermediasi loan to deposit ratio (LDR) sebesar 124,49 persen dengan non performing loan (NPL) yang terjaga di angka 2,81 persen.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
