Begitulah drama politik yang menjadi bahan tertawaan bahkan tangisan. Masih dan selalu akan ada sejak lama.
Baru baru juga ulah Ketua Parpol melarang wakil terpilih dari daerah mengikuti retreat di Akmil Magelang.
Baca Juga : Demokrasi di Antara Demagogi dan Pedagogi
Semua kepala daerah yang telah dilantik akan mengikuti orientasi, pengenalan, pembekalan mengenai tugas dan tanggung jawab membangun sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Arogansi yang di pertontonkan seolah dia sebagai pengendali panggung politik.
Sebuah prestasi merasa paling berjasa atas negeri ini ataukah sebagai tamu istimewa yang punya peran menghitam—putihkan keadaan. Waktu jualah yang memberi jawaban.
Baca Juga : Tenaga KDMP dan KNMP untuk Mencetak Kader Pembangunan Bukan Korban Kelalaian
Indonesia membutuhkan orang kuat yang cerdas, punya potensi, visi misi dan mampu berpikir kedepan untuk kesejahteraan ketentraman kedamaian seluruh warga negara. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
