Begitulah drama politik yang menjadi bahan tertawaan bahkan tangisan. Masih dan selalu akan ada sejak lama.
Baru baru juga ulah Ketua Parpol melarang wakil terpilih dari daerah mengikuti retreat di Akmil Magelang.
Baca Juga : Swasembada untuk Siapa? Ketika Petani Batang Jeneponto Gagal Panen karena Kekeringan
Semua kepala daerah yang telah dilantik akan mengikuti orientasi, pengenalan, pembekalan mengenai tugas dan tanggung jawab membangun sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Arogansi yang di pertontonkan seolah dia sebagai pengendali panggung politik.
Sebuah prestasi merasa paling berjasa atas negeri ini ataukah sebagai tamu istimewa yang punya peran menghitam—putihkan keadaan. Waktu jualah yang memberi jawaban.
Baca Juga : Jangan Tunggu Anak Siap, Sistemnya yang Harus Siap
Indonesia membutuhkan orang kuat yang cerdas, punya potensi, visi misi dan mampu berpikir kedepan untuk kesejahteraan ketentraman kedamaian seluruh warga negara. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

