Logo Harian.news

Panas Ekstrem Melanda Indonesia, Dokter Koboi Himbau Perbanyak Minum Air Putih dan Waspada Heat Stroke

Editor : Redaksi Minggu, 19 Oktober 2025 22:21
dr. Wachyudi Muchsin.
dr. Wachyudi Muchsin.

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Indonesia tengah dilanda panas ekstrem dengan suhu yang tembus hingga di atas 37°C di berbagai wilayah sejak pertengahan Oktober 2025.

BMKG memperkirakan fenomena ini akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November 2025, seiring dengan pengaruh gelombang panas dan pola tekanan udara global.

Pemerhati kesehatan dr. Wachyudi Muchsin SKed SH MKes C.Med, yang akrab disapa Dokter Koboi, menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap heat stroke atau serangan panas yang dapat mengancam jiwa.

Baca Juga : Ke Warkop, Bergerak dan Tidur, Dokter Koboi: Tiga Kebiasaan Sederhana yang Menentukan Kesehatan

“Saat suhu ekstrem seperti ini, jangan remehkan rasa haus. Minum air putih yang cukup adalah benteng pertama tubuh kita. Jangan tunggu haus untuk minum. Heat stroke bisa terjadi tiba-tiba dan berbahaya,” tegas Dokter Koboi.

Gejala Heat Stroke yang Harus Diwaspadai

Dokter Koboi menyebutkan, masyarakat perlu mengenali gejala awal heat stroke agar dapat segera mengambil tindakan, di antaranya:

Baca Juga : Dokter Koboi Bawa Kempo Makassar Persembahkan Juara Umum Pra Porprov XVIII di Maros

Kulit memerah, panas, dan kering, Sakit kepala dan pusing, Detak jantung cepat, Kebingungan atau linglung, Nafas cepat dan suhu tubuh meningkat drastis.

Jika gejala ini muncul, segera lakukan pertolongan pertama yakni Bawa ke tempat sejuk dan berikan sirkulasi udara, Kompres es atau handuk dingin di leher, ketiak, dan selangkangan, Berikan air putih dingin jika penderita masih sadar, Lakukan CPR jika terjadi henti napas atau henti jantung

Lanjut alumni Fakultas Kedokteran UMI ini menyampaikan langkah Pencegahan untuk Masyarakat Untuk menghindari risiko heat stroke selama cuaca ekstrem, Dokter Koboi memberikan beberapa tips penting:

Baca Juga : Dokter Koboi Ingatkan Bahaya Vape: Ketika Gaya Hidup Mengorbankan Kesehatan

Perbanyak minum air putih dan cairan elektrolit, Gunakan pakaian longgar, serap keringat, Mengurangi aktivitas luar ruangan pada pukul 11.00–15.00, Gunakan topi dan tabir surya saat berada di luar, Istirahat cukup dan jangan memaksakan aktivitas fisik, perbanyak makan buah banyak kandungan air seperti semangka, air kepala.

Dokter Koboi juga menekankan bahwa dehidrasi ringan sekalipun dapat mempercepat risiko heat stroke. Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat membawa botol air minum saat beraktivitas dan menghindari atau mengurangi minuman berkafein atau beralkohol karena dapat mempercepat hilangnya cairan tubuh.

“Ingat, panas bisa datang tiba-tiba. Lindungi diri dan keluarga. Jangan sampai cuaca ekstrem merenggut nyawa hanya karena kita lalai minum air,” tutupnya.

Baca Juga : Dokter Koboi Ingatkan Waspadai Bediding di Musim Kemarau, Suhu Dingin Bisa Picu Gangguan Kesehatan

“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menjaga kesehatan, dan memperhatikan anggota keluarga, terutama anak-anak, lansia, dan pekerja lapangan, yang paling rentan terdampak cuaca panas ekstrem pungkas,” Dokter Yudi.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda