Logo Harian.news

Pasien Meninggal Sebelum Ditangani, Adnan Sidak RSUD Syech Yusuf

Editor : Rasdianah Selasa, 16 Juli 2024 13:13
Pasien Meninggal Sebelum Ditangani, Adnan Sidak RSUD Syech Yusuf

HARIAN.NEWS, GOWA – Bupati Gowa, Adnan Purichta IYL melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syech Yusuf Gowa, Senin (15/7/2024).

Ia didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Zubair Udman dan Anwar Asru Irban dari inspektorat.

Adnan mendatangi hampir seluruh ruang di RSUD Syech Yusuf.

Sidak tersebut kata Adnan dilakukan untuk melakukan penelusuran terkait pemberitaan yang beredar yakni adanya pasien yang meninggal karena tidak diberikan perawatan oleh pihak rumah sakit.

“Hari ini saya datang sidak ke rumah sakit setelah event Beautiful Malino, kami melihat pemberitaan di media terkait adanya pasien yang meninggal karena katanya tidak diberikan perawatan, sehingga saya langsung memanggil seluruh manajemen rumah sakit yang ada didampingi oleh BKPSDM dan inspektorat,” ujarnya.

Adnan menyampaikan, setelah ditelusuri dari pihak RSUD, terjadi mis dengan pihak pengrujuk dari puskesmas di mana dari awal RSUD telah menyebut tidak adanya kamar yang tersedia sehingga meminta dirujuk ke rumah sakit lain.

“Kami juga melakukan pengecekan sistem dari puskesmas ke rumah sakit, karena sebenarnya waktu pasien akan dikirim dari puskesmas, di sini sudah mengatakan bahwa kondisi rumah sakit lagi penuh dan tidak ada kamar maupun ICU yang tersedia, maka dibalaslah melalui sistem itu agar diminta rujuk ke rumah sakit lain, tetapi tetap ke sini dan saat sampai tingkat kesadaran sudah gcs 3 atau sangat rendah. Nah inilah yang kami minta inspektorat agar memanggil pihak puskesmas, manajemen rumah sakit agar siang ini dilakukan pemeriksaan, di mana yang terjadi mis dan pasti diberikan sanksi,” kata Adnan.

Sementara, Direktur Utama RSUD Syekh Yusuf, Rahmawati mengatakan RSUD memang memiliki sistem rujukan, di mana ketika adanya permintaan, pihaknya telah menjawab agar bisa dialihkan karena keterbatasan kamar.

“Jadi pada saat dia dirujuk kami ada sistem, di sistem itu kami sudah jawab langsung untuk bisa dialihkan ke puskesmas.Tapi nanti kita pertemukan antara pihak puskesmas dan rumah sakit agar mengetahui kronologisnya bagaimana supaya tidak terjadi miskomunikasi antara kami,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa akan terus melakukan evaluasi khususnya terkait pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terulang di RSUD Syekh Yusuf.

“Kami pasti evaluasi dan meningkatkan pelayanan supaya tidak ada lagi kejadian seperti ini,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pasien disebut meninggal dalam mobil ambulans di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syekh Yusuf Gowa, beberapa waktu lalu, pasien tersebut diduga lambat mendapat penanganan hingga meninggal dunia.

Penulis: Yusrizal

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda