Logo Harian.news

Perempuan Rentan jadi Sasaran Politik Uang, Kho Bisa?

Editor : Redaksi Selasa, 05 November 2024 10:21
Perempuan Rentan jadi Sasaran Politik Uang, Kho Bisa?
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Ketua Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (Yasmib) Sulawesi, Rosniaty Azis menyebut, perempuan jadi salah satu kelompok yang paling rentan sasaran politik uang.

“Money politic itu kan sebenarnya akumulasi dari praktik-praktik yang terjadi sebelumnya,” kata Rosniaty, Selasa (5/11/2024).

Baca Juga : Transformasi Sulsel: Dari Rawan ke Aman, Sinergitas Pilgub 2024 Dipuji

Tawaran politik uang memanfaatkan kerentanan ekonomi perempuan yang semakin meningkat di tengah biaya hidup yang tinggi.

Rosniaty menilai, kondisi ini membuat banyak perempuan merasa mau tidak mau memilih berdasarkan imbalan finansial daripada berdasarkan program dan visi calon.

Rosniaty menilai calon kepala daerah kerap kali mengeksploitasi isu kemiskinan. Mereka tahu betul apa kebutuhan rakyat sehingga memanfaatkannya untuk meraup suara.

Baca Juga : Deretan Daerah yang Diputuskan Harus PSU

“Mereka tahu bahwa rakyat, apalagi perempuan, dihadapkan dengan biaya hidup, biaya keluarga yang semakin tinggi. Itu yang dilihat oleh calon,” kata Rosniaty.

Meskipun begitu, Rosniaty juga melihat adanya perubahan positif. Dalam beberapa pertemuan dengan pemilih perempuan, dia menemukan bahwa banyak dari mereka mulai menolak tawaran uang.

Saat itu, dia bertemu dengan pemilih di salah satu desa yang baru saja mengikuti kampanye paslon Pilgub. Warga desa menyatakan akan menolak jika paslon lainnya datang dan memberikan tawaran uang.

Baca Juga : Besok, 23 Kepala Daerah Sulsel Dilantik Prabowo Subianto

“Saya tanya bagaimana kalau ada paslon lain yang akan memberikan uang. Mereka jawab, kalau misalnya dikasih uang kami tetap tidak mau pilih dia karena waktu dia memimpin tidak ada pembangunan di desanya,” pungkas Rosniaty.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda