HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pjs Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, menyampaikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Makassar dan masyarakat yang kompak dalam mendukung program Sabtu Bersih dan olahraga bersama.
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada seluruh jajaran Pemkot Makassar yang aktif merespons program prioritas selama saya menjabat,” ujar Arwin saat memimpin Apel Pagi di Kantor Balaikota, Senin (07/10/2024).
Baca Juga : Dari Lorong ke Ketahanan Pangan, Urban Farming Terus Diperluas di Makassar
Arwin menyoroti keberhasilan tiga program utama yang melibatkan partisipasi OPD dan masyarakat. Pertama, ia mengapresiasi kegiatan Salat Subuh Berjamaah yang berhasil menarik kehadiran dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan jajaran OPD.
Kedua, Arwin memuji pelaksanaan Sabtu Bersih yang dilakukan bersama-sama dengan masyarakat.
Program ini bertujuan untuk mengantisipasi datangnya musim hujan dan menyambut penilaian Adipura, dengan membersihkan kanal serta drainase agar terbebas dari sumbatan dan sedimen yang berpotensi menimbulkan genangan atau banjir.
Baca Juga : Proyek PSEL di TPA Manggala Digenjot, Gelontorkan 3 Miliar untuk 8 Hektare Lahan
“Hasilnya sangat positif. Respons masyarakat antusias dan mereka menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif gerakan bersih-bersih ini,” lanjut Arwin.
Selain itu, kegiatan olahraga bersama yang rutin dilaksanakan setiap pekan juga mendapat sambutan hangat dari perangkat daerah.
Arwin menegaskan agar kegiatan ini terus dijalankan sebagai bagian dari penerapan pola hidup sehat.
Baca Juga : Appi Targetkan 180 Hari, Makassar Beralih ke Sanitary Landfill
“Pemprov Sulsel akan menggelar jalan sehat dalam rangka Hari Jadi Sulsel di Monumen Mandala. Saya mengajak seluruh jajaran Pemkot Makassar dan masyarakat untuk berpartisipasi,” imbaunya.
Arwin juga mengingatkan seluruh OPD untuk melakukan percepatan serapan anggaran perubahan agar tidak terhambat oleh proses administrasi, yang dapat berdampak pada pelayanan publik.
Dia meminta agar setiap perangkat daerah menyajikan dokumen dengan rapi, lengkap, dan tertib sesuai dengan ketentuan yang berlaku, guna menyambut entry meeting dari BPK.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gelar Salat Id di Karebosi, Imam Syekh Al-Areqi, Khatib Rektor UIN
Hal ini untuk memastikan Pemkot Makassar tetap mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Persiapkan dokumen dengan baik untuk memudahkan kerja Inspektorat dan BPK serta memperhatikan tindak lanjut temuan dari BPK sebelumnya, agar Pemkot Makassar dapat mempertahankan opini WTP,” pungkasnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

