HARIAN.NEWS, MAKASSAR – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mengerahkan lebih dari 230 petugas teknik untuk mempercepat pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).
Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan performa sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang. Proses pemeliharaan saat ini masih berlangsung di sejumlah fasilitas kelistrikan dalam sistem Sulbagsel.
Baca Juga : PLN Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur, Pemadaman Bergilir Terjadi di Makassar
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan pengerahan ratusan petugas dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat penyelesaian pekerjaan di lapangan.
“Saat ini lebih dari 230 teknisi sudah dikerahkan untuk percepatan proses pemeliharaan. Mari kita berdoa bersama agar dipermudah prosesnya sehingga dapat selesai sesuai dengan jadwal,” kata Edyansyah.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, kemampuan pasokan daya pada sistem Sulbagsel mengalami pengurangan. Kondisi tersebut membuat PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem.
Baca Juga : PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Percepatan Swasembada Energi
Pengaturan beban dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan. Adapun durasi pemadaman diperkirakan berlangsung sekitar satu hingga empat jam pada setiap sesi.
Namun, waktu pelaksanaan dapat berubah menyesuaikan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.
Edyansyah mengatakan, petugas PLN terus bekerja maksimal untuk mempercepat proses pemeliharaan dan memulihkan kondisi kelistrikan.
Baca Juga : PLN Mobile Padel Competition 2026 Jadi Ajang Kolaborasi 52 Instansi
“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.
PLN mengimbau masyarakat untuk memantau informasi terbaru terkait wilayah terdampak serta perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN.
Pelanggan juga dapat memperoleh informasi melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah.
Baca Juga : PLN dan Rappo Indonesia Perkuat Bank Sampah Makkio Baji, Dorong Ekonomi Sirkular di Makassar
Untuk mengantisipasi dampak pengaturan beban, masyarakat diimbau mengatur penggunaan peralatan listrik dan menyiapkan sumber listrik cadangan, khususnya untuk kebutuhan yang bersifat penting.
“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan. Kami memohon doa, dukungan, pengertian, dan kesabaran masyarakat selama proses pemeliharaan dan pemulihan berlangsung,” ujar Edyansyah.
Ia menegaskan PLN akan terus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga sistem kelistrikan dapat segera kembali normal.
“PLN akan terus all out melakukan upaya terbaik dan mempercepat penyelesaian pekerjaan agar kondisi kelistrikan dapat segera pulih dan kembali normal,” tutupnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
