HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar merespons cepat bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan mengirimkan dua relawan pada Minggu, 5 Mei 2024.
Abdul Gafur, Wakil Ketua Bidang Relawan PMI Makassar, menjelaskan bahwa kedua relawan yang dikirim memiliki keahlian khusus di bidang Water Sanitation and Hygiene (WASH), yang meliputi pelayanan kesehatan dan pendistribusian air bersih.
Baca Juga : PMI Makassar Butuh 200 Kantong Darah per Hari, Siap Genjot Layanan dan Transparansi di 2026
“Dua relawan tersebut kami kirim atas permintaan bantuan personil dari PMI Sulsel. Mereka memiliki keahlian yang dibutuhkan dalam situasi seperti ini,” ujar Gafur dalam rapat bersama pengurus PMI Makassar.
Dia menegaskan bahwa PMI Makassar, atas perintah Ketua Deng Ical, berkomitmen untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada korban bencana banjir Luwu.
“Sesuai perintah Pak Ketua, kita berupaya semaksimal mungkin untuk membantu saudara kita di Luwu,” katanya.
Baca Juga : Wali Kota Makassar Buka Gerai Donor Darah Ramadan di Al Markaz, PMI Target 5.000 Kantong Darah
Gafur juga menyampaikan bahwa PMI Makassar terus berkoordinasi dengan PMI Sulsel dan pihak terkait di Kabupaten Luwu.
Mereka siap memberikan bantuan tambahan sesuai dengan kebutuhan, termasuk relawan dengan keahlian yang berbeda.
“Dalam koordinasi dengan PMI Sulsel dan pihak terkait, kita siap menyediakan relawan yang memiliki keahlian yankes, distribusi logistik, dan membuka posko bantuan,” tambahnya.
Baca Juga : UTD PMI Kota Makassar Jalani Inspeksi BPOM RI untuk Sertifikasi CPOB 2025–2030
Sampai saat ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sulsel telah melaporkan bahwa 14 warga meninggal dunia akibat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Luwu, Sulsel.
PMI Makassar berharap bantuan yang diberikan dapat membantu korban yang membutuhkan dan mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

