Logo Harian.news

Politik Adiluhung, Ketua PM Makassar Tegaskan Sikap Muhammadiyah di Pilkada 2024

Editor : Rasdianah Jumat, 20 September 2024 19:20
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Makassar, Awang Dermawan. Foto: HN/Sinta
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Makassar, Awang Dermawan. Foto: HN/Sinta
APERSI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar pada 27 November mendatang, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kota Makassar, Awang Dermawan menegaskan sikap politik yang dimiliki Muhammadiyah selaku salah satu ormas terbesar di Indonesia, termasuk Makassar.

“Muhammadiyah memang tidak berpolitik praktis. Tapi sebagai sebuah kekuatan besar, Muhammadiyah tentu tidak anti politik. Namun politik yang diusung Muhammadiyah adalah politik nilai, politik adiluhung,” katanya, Jumat (20/9/2024).

Baca Juga : Transformasi Sulsel: Dari Rawan ke Aman, Sinergitas Pilgub 2024 Dipuji

Menurut Awang, politik nilai yang diusung Muhammadiyah adalah politik yang membawa kebaikan dan kemaslahatan bagi seluruh umat berdasarkan nilai-nilai agama.

“Yaitu politik yang berorientasi pada kemajuan dan perbaikan kualitas hidup manusia,” ujarnya.

Ia menegaskan, Muhammadiyah berkomitmen untuk berkhidmat kepada politik yang lebih santun, beradab, tidak rakus, apalagi ingin menguasai segala level kehidupan politik maupun ekonomi.

Baca Juga : Deretan Daerah yang Diputuskan Harus PSU

“Muhammadiyah jelas menolak perilaku low politics yang cenderung bersifat praktis, jangka pendek, dan transaksional. Yang menjadikan uang sebagai instrumen meraup suara,” tegas dia.

Meski secara organisasi tidak terlibat dalam Pilkada, lanjut Awang, Muhammadiyah memberikan keleluasaan kepada warganya dalam menyalurkan hak-hak politiknya. Bahkan, Muhammadiyah mendorong warga persyarikatan untuk terlibat aktif dalam proses politik.

Hanya saja, warga Muhammadiyah didorong untuk memilih secara cerdas dan rasional dengan memperhatikan nilai-nilai dan gagasan yang diusung oleh para kandidat.

Baca Juga : Besok, 23 Kepala Daerah Sulsel Dilantik Prabowo Subianto

“Secara lembaga, Muhammadiyah pasti mendorong agar warganya memilih figur pemimpin yang menghendaki kemajuan, perbaikan, dan perubahan atas demokrasi transaksional, politik uang, dan oligarki yang belakangan tumbuh subur di negeri ini,” tutupnya.

Penulis: Nursinta

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda