HARIAN.NEWS, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) resmi membuka Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2025 untuk Angkatan I, Senin (10/3/2025).
Tahun ini, PPG Daljab mencatat rekor peserta terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dengan 70.113 guru yang telah menyelesaikan proses Lapor Diri.
Baca Juga : WFH Setiap Jumat: Sistem Kerja Lebih Adaptif, Efisien dan Berdampak
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Suyitno menegaskan bahwa program ini akan menguji kompetensi guru, terutama dalam aspek pedagogik dan profesionalisme.
“Penguasaan materi substantif sangat penting. Peserta harus mempersiapkan diri dengan baik,” ujarnya saat membuka acara secara daring.
PPG Daljab 2025: Full Digital dengan LMS
Baca Juga : Workshop Kurikulum Berbasis Cinta Angkat Pendekatan Ekoteologi dan Kebudayaan Siri’ na Pacce
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, PPG Daljab 2025 sepenuhnya berbasis digital melalui Learning Management System (LMS).
Dengan sistem ini, peserta bisa mengakses materi secara fleksibel dan mengulang pembelajaran sesuai kebutuhan.
“Kami ingin memastikan peserta benar-benar menguasai materi. Pemanfaatan teknologi ini juga mendorong peningkatan literasi Digital di kalangan guru,” tambah Suyitno.
Baca Juga : Langkah Kemenag Wujudkan Asta Cita: dari Jaga Kerukunan untuk Pembangunan hingga Sejahterakan Guru
Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Azyhar, menambahkan bahwa tahun ini Kemenag mengundang 70.754 guru dari berbagai jenjang untuk ikut serta. Namun, hanya 70.113 Guru yang lolos verifikasi dan validasi.
Mereka terdiri dari:
– 43.709 guru madrasah
– 21.807 guru Pendidikan Agama Islam
– 2.500 guru Pendidikan Agama Kristen
– 1.250 guru Pendidikan Agama Katolik
– 1.090 guru Pendidikan Agama Hindu
– 398 guru Pendidikan Agama Buddha
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

