Ketua Komisi I DPR, Meutya Hafid, mengaku terkejut dengan keputusan tersebut. “Saya juga terkejut. Kami tidak mendapat informasi sebelumnya dan tidak tahu apa pertimbangannya,” ujar Meutya pada Desember 2022.
Pakar militer Connie Rahakundini Bakrie pun mempertanyakan urgensi pemberian pangkat Letkol kepada seorang selebritas.
“Pangkat Letkol itu diberikan dalam konteks apa? Apa urgensi di balik keputusan ini?” tanyanya.
Baca Juga : Menhan Ungkap Pelayanan Berobat Gratis untuk Jurnalis
Kontroversi Lain Seputar Deddy Corbuzier
Selain kontroversi di dunia militer, Deddy juga sempat menuai kritik terkait pernyataannya tentang program Makan Bergizi Gratis pada Januari 2025.
Deddy menganggap anak-anak seharusnya bersyukur dengan makanan yang diberikan secara cuma-cuma.
Baca Juga : Revisi UU TNI Dibahas Serius, Kapuspen: Agar Tak Ada Lagi Drama Tumpang Tindih!
“Kalau kurang enak, coba pikirkan lagi,” ujarnya menanggapi keluhan tentang kualitas makanan program tersebut. Pernyataan ini mendapat reaksi keras dari Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Ai Maryati Solihah.
“Tentu ini termasuk bentuk kekerasan psikologis bagi anak-anak yang mendengar ucapan seperti itu. Kita seharusnya lebih bijak dalam menyikapi keluhan mereka,” kata Maryati.
Ia menilai, respons Deddy berpotensi membuat anak-anak takut menyampaikan pendapat di masa depan.
Baca Juga : Usai Deddy Corbuzier, Giliran Ahmad Dhani Jadi Bulan-bulanan Publik Buntut Ucapannya
Dengan pelantikannya sebagai staf khusus Menhan, Deddy Corbuzier kini memiliki peran baru di bidang pertahanan.
Namun, pro-kontra yang menyertai pengangkatannya masih menjadi sorotan publik. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
