Niat puasa Syawal bisa dilakukan pada malam hari atau di siang hari sebelum tergelincirnya matahari (zuhur), selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.
6. Menahan dari Hal yang Membatalkan Selama berpuasa, wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa. Jika makan atau minum karena lupa, maka puasanya tetap sah.
7. Suci dari Haid dan Nifas Perempuan yang sedang haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa hingga suci.
Baca Juga : Puasa Sunah Syawal bagi Istri: Harus Izin Suami, Kenapa?
Waktu Pelaksanaan Puasa Syawal
Kapan waktu yang tepat untuk puasa Syawal?
Puasa Syawal mulai dikerjakan sejak 2 Syawal hingga akhir bulan. Anda bisa melaksanakannya selama enam hari, bisa berturut-turut atau terpisah. Meski demikian, lebih dianjurkan berurutan setelah Idul Fitri.
Baca Juga : Puasa Syawal atau Qadha, Mana yang Baiknya Didahulukan?
Pertanyaan yang sering muncul: Bolehkah mendahulukan puasa Syawal sebelum qadha Ramadan?
Sebagian ulama menyarankan untuk mendahulukan qadha puasa Ramadan karena hukumnya wajib. Namun, ada pula yang membolehkan mendahulukan puasa Syawal selama masih dalam bulan Syawal.
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari
Baca Juga : Cara Puasa Syawal 1446 H yang Benar, Niat dan Waktu Pelaksanaan
Mengapa puasa Syawal begitu istimewa? Berikut keutamaannya:
- Pahala Setara Puasa Setahun Rasulullah SAW menjanjikan pahala luar biasa bagi yang berpuasa Ramadan dilanjutkan 6 hari di bulan Syawal.
- Menyempurnakan Ibadah Ramadan Puasa Syawal menjadi kesempatan untuk menyempurnakan ibadah Ramadan sekaligus meraih pahala yang besar.
- Membiasakan Diri Beramal Saleh Melanjutkan puasa setelah Ramadan membantu menjaga konsistensi ibadah dan melatih diri untuk terus beramal saleh.
Tips Menjalankan Puasa Syawal
Agar puasa Syawal sahabat HARIAN berjalan lancar, perhatikan tips berikut:
Baca Juga : Ingin Puasa Syawal? Ini Lafal Niat dan Waktu Pelaksanaannya
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
