HARIAN.NEWS,GOWA – Rapat pembahasan realisasi Pengelolaan APBD 2023 di DPRD Gowa sudah berlangsung dua hari. Siang kemarin, suasana rapat Badan Anggaran dengan pihak eksekutif berjalan alot.
Legislator PKS H Muhammadong menemukan ada anggaran di Bidang Perekonomian senilai 3 miliar yang tidak bisa dijelaskan.
Baca Juga : Bupati Gowa Melawan, Laporkan 2 Saksi Pansus Hak Angket DPRD ke Bareskrim Polri
Temuan lain yang didapatkan Abdul Razak dari Partai Gerindra akan bertambahnya anggaran makan dan minum serta perjalanan dinas pejabat Pemkab Gowa.
Adanya ketidakjelasan dalam laporan keuangan ini juga digaskan oleh Dian Purnamasari, legislator Fraksi Gerindra.
Dian dengan tegas menyatakan empat tahun sudah dirinya mengabdi di Parlemen Gowa dan sejak awal selalu sudah menyampaikan agar dokumen akan pengelolaan keuangan diserahkan ke Banggar paling lambat sebelum dibahas bersama.
Baca Juga : Bupati Gowa Tantang DPRD: Punya Bukti Asusila? Bawa ke Sini!
“Namun sampai sekarang belum dirubah, akibatnya pembahasan anggaran sering membuat kita semua bingung, karena materi kurang dipahami,” ujar Dian Purnamasari menjelaskan kondisi rapat yang berlangsung alot kemarin, Selasa (20/8/2024).
“Pihak Banggar akan selalu mendukung usulan dari eksekutif selama itu terukur da transparan,” tambah Muhammadong.
Sementara di agian Protokoler, kata Muhammadong, pihaknya menemukan, besaran anggaran yang dikelola baik APBD Pokok dan APBD Perubahan lebih besar di APBD Perubahan 2024.
Baca Juga : Taufik Surullah Dukung Penuh Ketua Pansus Hak Angket DPRD Gowa
“Ini juga menjadi perhatian Banggar,” ujar Muhammadong kepada Hariannews sorw tadi.
Ia menambahkan, dalam hal ini Banggar memastikan akan kritis terhadap realisasi Pengelolaan APBD dan juga usulan Pengunaan anggaran di APBD Perubahan 2024,.
Sementara SKPD yang hadir dalam rapat banggar, dipimpin oleh Sekda Gowa menjawab bahwa terkait anggaran tersebut.
Baca Juga : Fraksi Gerindra Dukung Penuh Hak Angket DPRD Gowa
“Untuk anggaran makan minum dalam beberapa tahun ini, tetamu yang datang di Gowa terbilang banyak, sedangkan anggaran perjalanan dinas Pejabat Gowa disebabkan setiap kunjungan ke luar daerah, biasanya berangkat rombongan,” ujar Kepala Bidang Ekonomi.
PENULIS: YUSRIZAL
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
