MAGELANG, HARIAN.NEWS – Apel sinergitas jam pimpinan TNI dan Polri wilayah se eks Karesidenan Kedu, kembali digelar. Apel ini diikuti sebanyak 800 personel gabungan TNI dan Polri.
Apel sinergitas jam pimpinan TNI – Polri yang digelar pada Selasa, 14 Maret 2023 pagi, dipusatkan di lapangan drh Soepardi, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga : Ramai ‘Cawe-cawe’ Presiden Prabowo
Wilayah eks Karesidenan dimaksud meliputi wilayah Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten Kebumen.
Apel sinergitas jam pimpinan kali ini dipimpin oleh Kapolresta Magelang Kombes Pol Ruruh Wicaksono dan Dandim 0709/Kebumen Letkol Czi Ardianta Purwandhana, S.Hub, Int, M.Han.

Ratusan personil TNI dan Polri SE eks Karesidenan Kedu mengikuti apel jam pimpinan bersama di Lapangan drh Soepardi, Kab. Magelang. (Ft. Hms/Mohis/HN)
Baca Juga : Fakta PDIP di Jateng: Menang 8 Dapil, tapi Ganjar-Mahfud Kalah
Kombes Pol Ruruh Wicaksono mengungkapkan terkait apel sinergitas jam pimpinan yang dilaksanakan Selasa pagi ini adalah tindak lanjut dari apel jam pimpinan sebelumnya. Apel seperti ini digelar seluruh jajaran Polres, Polresta dan Kodim di daerah lain.
Untuk diketahui kata Kombes Pol Ruruh, apel ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa TNI – Polri solid dan sinergi dalam mengamankan berbaik kegiatan baik event nasional maupun internasional. Termasuk pelaksanaan Pemilu tahun 2024 mendatang.
“Contoh kebersamaan yang sudah kita lakukan bersama TNI – Polri adalah erupsi Merapi. Kita bersama-sama Babinsa – Bhabinkamtibmas bahu-membahu membantu kesulitan masyarakat yang terdampak erupsi Merapi,” ujar Kombes Pol Ruruh.
Baca Juga : Hari Guru, Orangtua Siswa Kelas 3 SDN 2 Jamus Beri Kejutan Wali Kelas
Karena itu lanjutnya, melalui momentum ini selain sebagai sarana silaturahmi, juga sebagai bentuk kebersamaan TNI – Polri. Sekaligus menunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI-Polri solid.
“Dengan soliditas, maka negara akan kuat,” tandas Ruruh.
Kesempatan ini, Kapolresta juga mengajak anggota TNI – Polri tetap semangat. Sebab tahun depan akan mengawal pesta demokrasi yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Yakni ada Pilpres, Pilkada, Pileg yang akan dilaksanakan dalam waktu yang panjang.
Baca Juga : 31 Desember, Jabatan Bupati dan Wabup Magelang Berakhir
“Tentunya kita akan mengeluarkan segala daya upaya. Jaga kesehatan, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik,” pungkasnya.
Sementara itu, Dandim 0709/Kebumen mengemukakan bahwa orang yang kehilangan kesehatannya akan kehilangan banyak. Orang yang kehilangan teman akan kehilangan lebih banyak. Tetapi orang yang kehilangan semangat berarti kehilangan segala-galanya.
Demikian juga TNI – Polri adalah teman, sahabat. Olehnya itu, jangan sampai kita kehilangan banyak.
“Kita bahu-membahu membangun Indonesia, kita atasi kesulitan rakyat, kita atasi semua permasalahan yang ada di masyarakat. Kita jaga perasaan, keamanan, ketertiban di dalam masyarakat,” ujarnya.
Dia yakin dengan semangat, TNI-Polri dapat mengawal semua kejadian. Seperti dampak letusan Gunung Merapi dan yang ke depan akan mengawal Pemilu.
“Ingat , jaga netralitas TNI dan Polri dalam pemilu. Supaya kita tetap dipercaya oleh masyarakat. Supaya kita tetap di hati masyarakat,” kuncinya. (Mohis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

