Logo Harian.news

RDP Bersama Komisi IX, Kepala BPOM Komitmen Dukung Program MBG Sebagai Investasi Kesehatan

Editor : Redaksi Rabu, 21 Mei 2025 21:36
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar ikuti RDP bersama Komisi IX. Dok. Ist
Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar ikuti RDP bersama Komisi IX. Dok. Ist
APERSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) menyatakan komitmennya dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam kerangka Asta Cita.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BPOM RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IX DPR RI dan Badan Gizi Nasional di Kompleks Parlemen, Jakarta 21 Mei 2025.

Baca Juga : Taruna Ikrar Terima Penghargaan atas Kepemimpinan Visioner Pengawasan Obat dan Makanan dari GP Farmasi Indonesia

Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita poin pertama, yaitu menegakkan sistem pertahanan keamanan negara yang kuat dan dipercaya, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan kemandirian bangsa.

BPOM RI memiliki peran strategis dalam memastikan makanan yang disediakan melalui program ini aman dikonsumsi, memenuhi standar mutu, dan bernilai gizi tinggi.

Sasaran dari program ini meliputi peserta didik dari jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.

Baca Juga : Taruna Ikrar Bawa BPOM Masuk 6 Besar Nasional IKD ASN, Tata Kelola SDM Berbasis Data Makin Kuat

Termasuk di dalamnya adalah satuan pendidikan umum, kejuruan, keagamaan, pendidikan khusus, pendidikan layanan khusus, serta pendidikan pesantren, baik negeri maupun swasta.

Selain peserta didik, program ini juga ditujukan kepada balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai kelompok prioritas dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat.

Prof. Taruna Ikrar menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar penyediaan makanan, melainkan investasi kesehatan dan sumber daya manusia untuk masa depan bangsa.

Baca Juga : DPR Pertanyakan Integritas Penegakan Hukum di Karo, Imbas Dugaan Fasilitas Mobil

BPOM memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan dalam program ini aman, layak konsumsi, dan sesuai standar gizi yang berlaku.

BPOM juga telah menerjunkan tim investigasi untuk menindaklanjuti laporan kejadian luar biasa yang terjadi di beberapa daerah, serta memperkuat sistem pengawasan pangan dari hulu ke hilir.

Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan pangan dalam setiap tahapan, mulai dari pengadaan, proses pengolahan, hingga distribusi ke satuan pendidikan dan kelompok penerima manfaat lainnya.

Baca Juga : Taruna Ikrar Sidak di Batam, Rapat di BPOM Pastikan Daerah Perbatasan Diperhatikan untuk Keamanan Pangan Jelang Idulfitri 1447 H

Anggota Komisi IX DPR RI mengapresiasi langkah cepat dan responsif BPOM serta mendorong peningkatan koordinasi lintas sektor dalam implementasi program agar berjalan optimal dan berkelanjutan.

Edukasi dan literasi keamanan pangan juga akan menjadi prioritas BPOM untuk mendukung keberhasilan program ini.

Dengan pengawasan ketat, dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, dan keterlibatan masyarakat. “Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat menjawab tantangan stunting dan kekurangan gizi serta menjadi pilar utama dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045,” pungkas Taruna, yang merupakan salah satu ilmuwan dunia Indonesia.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda