Logo Harian.news

Rusak dan Bahayakan Pengendara, Warga Pertanyakan Proyek Jl Antang Raya Milik Pemprov

Editor : Redaksi Sabtu, 28 Januari 2023 08:31
Kondisi air tergenang dan berlubang di jembatan Jl Raya Perumnas Antang, Jumat (27/1) malam. HN
Kondisi air tergenang dan berlubang di jembatan Jl Raya Perumnas Antang, Jumat (27/1) malam. HN
APERSI

MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Jalan Atang Raya Makassar, Kecamatan Manggala dari Ujung Bori hingga melewati depan Gerbang Perumnas Antang sudah selesai di beton.

Proyek perbaikan jalan sekaligus drainase Antang Raya dimulai 16 Agustus 2022 tahun lalu menggunakan anggaran APBD dari Pemprov Sulsel dengan nilai Rp. 4,7 miliar lebih.

Baca Juga : Tower Runtuh di Bekasi, 1 Tewas dan 6 Luka-Luka

Saat ini, jalan tersebut sudah dilalui pengendara baik roda dua, roda empat dan truk setiap hari.

Meski kelihatan sudah rampung di betonisasi dan drainase, Jalan Antang Raya masih menyisakan masalah hingga ancaman ke pengguna jalan.

Sebuah jembatan di jalan Antang Raya dekat pasar rakyat Balangtonjong tidak ikut di betonisasi. Padahal masuk dalam jalan Antang Raya.

Baca Juga : Pengerjaan Jalan Antang Raya Jadi Tontonan Warga

Jembatan sekira tiga meter. Karena tidak ikut di betonisasi, pengendara yang melintas harus kembali memperlambat melewati jembatan yang lebih rendah.

Ditambah jembatan aspal juga sudah rusak, hingga tergenang air hujan. Akibat jembatan yang tak ikut diberonisasi dalam proyek, menimbulkan keresahan pengendara.

Malam tadi sekira 23.20 Wita, sebuah pengendara sepeda motor terjatuh saat melewati jembatan yang tergenang dan berlubang di Jl Antang Raya.

Baca Juga : Disuarakan Dewan, Pemkot Makassar Bakal Beton Akses Jalan ke TPI Paotere

Kondisi gerimis dan membonceng anaknya, tiba-tiba motornya oleng saat melintasi jembatan yang lubang sehingga hilang keseimbangan dan jatuh bersama anaknya.

Warga sekitar yang melihat langsung membantu pengendara yang jatuh ini bersama anaknya. Pantauan harian.news warga berteriak mengatakan pemerintah harus tanggungjawab dan menegur kontraktor.

“Ini jalan beton putus di jembatan. Kenapa tidak dikerjakan beton juga ini jembatan biar sama tingginya. Kalau begini kan bahaya, lebih rendah dan lubang, kemana kontraktor dan pemerintah provinsi harus bertindak,” tegas warga sekitar.

Warga mengatakan harus ditinjau ulang dan dikerjakan sisa jalan Antang Raya yang dianggap belum tuntas.

“Jalan (beton) terputus di jembatan ini, untuk apa tidak di beton biar rata, apakah anggaran tidak masuk? Kalau begini jadi masalah baru dan bahaya mengintai,” tambahnya malam tadi.

Dari papan proyek yang masih terpasang, proyek ini sudah sesai dan dimenangkan selaku pelaksana CV. Sartika.

Papan proyek Jalan Antang Raya. HN

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda