Logo Harian.news

Saat Kapolri Listyo Sigit Prabowo Memilih Jadi Petani

Editor : Dodi Budiana Selasa, 27 Januari 2026 14:30
Karikatur Kapolri Listyo Sigit Prabowo (Dodi/harian.news)
Karikatur Kapolri Listyo Sigit Prabowo (Dodi/harian.news)

HARIAN.NEWS – Saat Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, 26 Januari 2026. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan penolakan terkait usulan yang menempatkan institusi Polri di bawah Kementerian.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo menolak ide Polri di bawah kementerian karena dinilai dapat melemahkan institusi Polri dan juga Presiden.

Baca Juga : Prabowo: Saya Dekat dengan Petani karena HKTI dan Pengalaman Tempur

Kapolri mengatakan bahwa, posisi Polri saat ini dinilainya telah ideal, yakni menjadi alat negara yang melayani masyarakat di Tanah Air.

Lisyo menjelaskan bahwa posisi Polri yang langsung di bawah presiden dianggap dapat membantu Kepala Negara, sementara penempatan Polri di bawah kementerian khusus dianggapnya akan menimbulkan potensi ‘matahari kembar’.

Dalam kesempatan rapat bersama sejumlah anggota dewan, Listyo Sigit Prabowo curhat mengaku pernah mendapat tawaran untuk dapat menjadi Menteri Kepolisian, namun ditolaknya. Ia mengklaim lebih baik menjadi seorang petani daripada jabatan tersebut.

Baca Juga : Penyegaran Polri: 9 Kapolda Baru Ditunjuk, Ini Daftar Lengkapnya

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Penulis : DODI BUDIANA

Follow Social Media Kami

KomentarAnda