Logo Harian.news

Salajo & Bontokaddopepe, Desa Unik Dunia Ada di Gowa!

Editor : Andi Awal Tjoheng Rabu, 21 Mei 2025 22:33
Peta udara yang menunjukkan posisi Salajo di tengah Takalar, meski milik Gowa dan Desa Bontokaddopepe yang merupakan wilayah Takalar namun dikepung oleh wilayah Kabupaten Gowa ||tangkaplayar@tiktok
Peta udara yang menunjukkan posisi Salajo di tengah Takalar, meski milik Gowa dan Desa Bontokaddopepe yang merupakan wilayah Takalar namun dikepung oleh wilayah Kabupaten Gowa ||tangkaplayar@tiktok
APERSI

HARIAN.NEWS, GOWA –Sulawesi Selatan kembali mencuri perhatian publik. Bukan karena keindahan alam atau kulinernya yang menggoda, tapi karena keunikan dua desa yang dinilai paling aneh di dunia: Desa Salajo dan Desa Bontokaddopepe.

Keduanya punya posisi geografis yang membingungkan sekaligus memesona para peneliti dan penggiat budaya.

Baca Juga : Konflik Agraria PT Inhutani vs Warga di 7 Desa dan Kelurahan di Gowa Belum Usai

Desa Salajo: Pulau Daratan di Tengah Kabupaten Takalar

Desa Salajo sebenarnya adalah bagian dari Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa.

Tapi yang mengejutkan, wilayah desa ini terpencil di tengah-tengah Kabupaten Takalar!

Baca Juga : Cucu Andi Pangerang Pettarani Wafat, Keluarga Salokoa, Paccallayya dan Rumpun Borongloe Berduka

Jika dilihat dari peta, Desa Salajo seolah seperti ‘pulau daratan’ yang sepenuhnya dikelilingi oleh wilayah Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar.

Untuk mencapai Desa Salajo, satu-satunya cara adalah melewati wilayah Takalar terlebih dahulu, meski secara administratif desa ini milik Kabupaten Gowa.

Desa Bontokaddopepe: Enklave Unik di Jantung Gowa

Baca Juga : Sertifikasi Lahan Kian Marak, Area Situs Danau Mawang Kian Tergerus

Keunikan serupa juga terjadi pada Desa Bontokaddopepe. Desa ini secara administratif milik Kabupaten Takalar, namun secara geografis terkepung oleh wilayah Kabupaten Gowa.

Dibatasi oleh Kecamatan Bajeng dan Barombong di Gowa, desa ini seolah menjadi ‘wilayah asing’ yang tertanam di jantung kabupaten tetangga.

Fenomena ini bukan sekadar kekeliruan administratif, melainkan bagian dari sejarah pembentukan wilayah yang panjang dan kompleks.

Baca Juga : Bupati Gowa Apresiasi DLH di Beautiful Malino 2025

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]
Halaman
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN

Follow Social Media Kami

KomentarAnda