HARIAN.NEWS, GOWA – Aksi demonstrasi puluhan pemuda di depan Kantor DPRD Gowa pada Senin siang (5/5) menuai sorotan tajam.
Bukan karena tuntutan mereka, tapi karena penampilan salah satu peserta demo yang dinilai tak sopan.
Baca Juga : Gowa Darurat atau Darurat Akal Sehat?
Tokoh Pemuda Gowa, Candra Erang atau akrab disapa Tetta, menyayangkan aksi demo yang menurutnya tidak mencerminkan etika kaum terpelajar. Ia menyoroti seorang demonstran yang berorasi hanya dengan memakai sandal jepit.
“Silakan saja menyampaikan pendapat di muka umum, itu hak setiap warga negara. Tapi tampilkanlah diri kita sebagai kaum intelektual,” tegas Candra kepada harian.news,Senin malam.
Candra menilai, penampilan tersebut mencederai citra mahasiswa yang dikenal sebagai agen perubahan.
Baca Juga : DPRD Gowa Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Banjir dan Infrastruktur
Ia meminta seluruh pihak, khususnya para aktivis muda, untuk tetap menjunjung tinggi adab dan kesopanan saat menyuarakan aspirasi.
“Saya harap semua pihak mengedepankan etika, ini demi marwah kita bersama dalam membangun Gowa,” lanjutnya.
DPRD Gowa Juga Kena Sindir
Baca Juga : Legislator Gowa Bawakan Kultum Subuh di Jogja, Ajak Berlomba Amal
Tak hanya peserta demo yang dikritik, Candra juga menyayangkan sikap DPRD Gowa yang tetap menerima massa aksi tanpa mempertimbangkan etika penampilan.
“Saya minta ke depan para pimpinan DPRD lebih selektif. Kalau datang dengan sopan silakan diterima. Tapi kalau penampilannya tidak beretika, tolak saja!” ujarnya tegas.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

