MAMASA,HARIAN NEWS – Desa Balla Tumuka, Kabupaten Mamasa, langsung ‘dikepung’ pasukan loreng. Namun kehadiran para tentara ini justru dinantikan warga desa.
Karena akan memberikan perubahan pada pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahetaraan karena menambah daya tarik untuk wisatawan.
Baca Juga : Bupati Jeneponto: TMMD Bukan Sekadar Fisik, Tapi Bangkitkan Desa
Desa yang dikenal sebagai Gallang Rapak Balla atau pusat musyawarah jadi objek desa wisata di Kabupaten Mamasa yang memperoleh stimulus pembangunan lewat program Tentara Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-117 Kodim 1428/Mamasa.
Potensi Desa Balla Tumuka yang menawarkan sejumlah panoramanya, mulai dari deretan rumah adatnya, pengrajin kain tenun serta posisi desa yang berada diatas puncak Wisata Buntu Liarra atau Negeri Diatas Awan dan tepat di kaki Gunung Buntu Mussa tentulah pantas diberikan julukan sebagai Lumbung Wisata yang akan mampu memanjakan mata para pengunjung serta membuat wisatawan betah bahkan takjub atas desa tersebut.
Stimulus pembangunan terhadap desa itu oleh program TMMD berupa, rumah Tidak Layak Huni ( RTLH) 2 unit, Perintisan Jalan, MCK 2 unit , Talud 1 titik, Jembatan 1 titik dan Plat Dekker 1 titik pastinya akan semakin menata wajah desa Balla Tumuka.
Baca Juga : Danrem 141 TP Resmi Tutup TMMD ke-125, Sukses Bangun Desa!
Desa Balla Tumuka yang dikenal dengan kentalnya tradisi adat istiadat masyarakatnya tentulah tidak asing lagi di Kabupaten Mamasa sehingga ditetapkan sebagai desa wisata.
Jurnalis Harian.news ikut ambil bagian dalam mendukung program TMMD ini, sejak awal hingga akhir meliput.

Baca Juga : Satgas TMMD ke-125, Gelar HUT Kemerdekaan ke-80 di Pedalaman Enrekang
Pada 12 Juli 2023, awal dimulainya program TMMD, mentari masih segan menampakkan wujud saat di pagi itu kami bergegas menuju Desa Balla Tumuka. Dingin masuk menusuk tulang disepanjang perjalanan dan sesekali bulu mata yang berembun harus diusap membuat kami harus membatasi laju kendaraan.
Setelah menempuh 25 kilo meter perjalanan dengan waktu 1 jam 18 menit dari Kota Mamasa menuju Balla Tumuka maka akhirnya roda dua bermerek Revo Fit yang kami gunakan sampai ditengah pemukiman kampung tersebut.
Pekerjaan TMMD yang berlangsung sejak
12/07/23 hingga selesai tanggal 10/8/23 kini memberikan hasil. Yang cukup memuaskan dimana target waktu yang dicapai sesuai dengan perencanaan sebelumnya.
Baca Juga : Satgas TMMD ke-125, Percepat Pemasangan Gorong-Gorong di Enrekang
Senyum khas Dandim 1428/Mamasa Letkol. Inf .Stevi Palapa, S.pd mendahului menyapa ketika kami berkunjung ke lokasi TMMD, dalam hati kami sontak keheranan sambil saling memandang dengan rekan kerjaku ternyata Dandim jauh lebih cekatan dari kami.
“Kita sangat bersyukur atas hasil kerja keras dari anggota serta antusias warga di Desa Balla Tumuka, kegiatan TMMD bisa selesai tepat waktu,” ungkap Dandim sekaligus mengawali perbincangan di pagi itu.
Setelah sekitar satu bulan lamanya TNI yang diturunkan dalam kegiatan TMMD, meliputi satuan Angkatan Laut, Angkatan Udara, Angkatan Darat serta dibantu dari Personil Polres Mamasa semua bentuk pekerjaan dapat selesai dan rampung sesuai target.
Komandan berpangkat Letkol ini juga berharap kegiatan TMMD yang masuk di Balla Tumuka, dapat di manfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan tetap menjunjung tinggi nilai gotong-royong.
Matahari sudah tepat diubun-ubun yang diselingi hempasan angin pegunungan ketika kami menghampiri, Agustina Limbong Saratu di Desa Balla Tumuka yang merupakan penerima rehabilitasi bangunan rumah.
Sapaan hangat menyambut kami oleh seorang ibu satu anak tersebut yang kini berstatus janda ketika mengetahui wartawan bertandang ke kediamannya.
Suasana haru bercampur bahagia ketika Agustina Limbong mengutarakan perasaannya kepada wartawan, pekerjaan sebagai petani dan juga kadang menjadi pembantu rumah tangga di kampung orang tentulah hasil kerja tidak akan cukup untuk membangun rumahnya sendiri apalagi tinggal seorang diri dalam membesarkan buah hatinya.
“Saya berterimakasih sekaligus mengapresiasi jajaran Satgas TMMD ke-117 Kodim 1428/Mamasa, yang telah banyak membantu sekaligus berkontribusi dalam membantu kepentingan masyarakat termasuk menyelesaikan rumah saya yang sebelumnya tidak layak huni,” tuturnya sambil mengusap air matanya.
Setelah melaksanakan sejumlah aktivitas peliputan kamipun bergegas kembali ke Kota Mamasa dan pada tempat terpisah saat kunjungan Komandan Korem 142 Tatag, Brigjen TNI Farouk Pakar juga berpendapat kegiatan TMMD bertujuan untuk percepatan pembangunan pedesaan yang dikolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabuoaten Mamasa.
“Yang mana anggaran yang digunakan juga lebih sedikit jika dibandingkan dengan pihak rekanan,” ujarnya, saat dikonfirmasi awak media (11 /8/2023).
Pria berpangkat Brigjen itu berpendapat.
Yang terpenting, diharapkan dalam kegiatan TMMD Pemda dapat melanjutkan program pembangunan untuk pengerasan jalan, sehingga betul-betul apa yang dikerjakan bisa dirasakan masyarakat.
(JUPRAN)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News

